Palu, KABAR-DESAKU.COM – Adalah kontestasi pilkada yang sejatinya menjadi sebuah proses demokrasi bagi rakyat yang akan menentukan pilihannya kepada sosok yang dianggap mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di wilayah yang bersangkutan.
Tak terkecuali adanya di Sulawesi Tengah, impian dan harapan masyarakat Sulteng keluar dari jurang kemiskinan dan merasakan kesejahteraan menjadi asa yang harus dituntaskan dengan terpilihnya sosok Gubernur peduli perubahan.
Sesungguhnya Sulawesi Tengah kaya akan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Tradisi yang menyangkut aspek kehidupan dipelihara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Kepercayaan lama adalah warisan budaya yang tetap terpelihara dan dilakukan dalam beberapa bentuk dengan berbagai pengaruh modern serta pengaruh agama.
Baca juga: Electrizem Wajib Download Aplikasi PLN Mobile! Solusi Layanan Listrik Cepat dan Mudah
Karena banyak kelompok etnis mendiami Sulawesi Tengah, maka terdapat pula banyak perbedaan di antara etnis tersebut yang merupakan kekhasan yang harmonis dalam masyarakat.
Mereka yang tinggal di pantai bagian barat kabupaten Donggala telah bercampur dengan masyarakat Bugis dari Sulawesi Selatan dan masyarakat Gorontalo.
Di bagian timur pulau Sulawesi, juga terdapat pengaruh kuat Gorontalo dan Manado, terlihat dari dialek daerah Luwuk dan sebaran suku Gorontalo di kecamatan Bualemo yang cukup dominan.
Kini penulis kembali ke bumi Tadulako ini, serasa pulang kampung menikmati panorama keindahan alam di Kota Palu dan sekitarnya.
Tak terasa, pasca Munas KAHMI 2022 lalu pertama kali penulis menginjakkan kaki di tahta Mutiara Sis Aljufri ini, mengingatkan penulis betapa antusiasnya masyarakat Palu khususnya memberikan sambutan dan atensi bagi ribuan keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang menghadiri Munas kala itu.
Baca juga: Dahsyat! Institut Telkom Purwokerto Dukung Batik Gumelem Banjarnegara Go Digital
Keramahan warna Palu dan sekitarnya, sesungguhnya menjadi cermin miniatur anak bangsa yang melekat rasa kecintaan akan persaudaraan dalam harmoni kebhinekaan.
Maka tatkala hadirnya kontestasi Pilgub di bumi Sulawesi Tengah ini, menyeruak harapan baru masyarakat Sulteng agar kiranya terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang tidak hanya sekedar dapat memberikan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulteng, akan tetapi mampu mendinamisasi segenap potensi yang ada di Sulawesi Tengah untuk dikelola dengan sebaik-baiknya.
Palu sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Tengah tentunya menjadi patron gegap gembitanya perhelatan akbar Pilgub yang juga berangkaikan Pilbup dan Pilwalkot.
Selain Pilgub, 1 Kota dan 12 Kabupaten di Sulawesi Tengah, menyuguhkan panggung demokrasi bagi para kandidat untuk berakselerasi meyakinkan para pemilih sekaligus tebar pesona meyakinkan konstituennya.
Catatan menarik dari perjalanan keseharian penulis di Kota Palu dan sekitarnya beberapa hari ini, bahwa di setiap sudut maupun lorong yang disinggahi, dalam dialog dan bincang-bincang ringan bersama masyarakat, pada umumnya mengetahui akan digelarnya pesta demokrasi pilkadasung.
Mayoritas dari mereka, sangat antusias menyambut perjalanan kontestasi pilkadasung ini. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang secara terang-terangan menyampaikan harapan baru untuk perbaikan Sulawesi Tengah ke depannya sekaligus mengharapkan sosok yang didukungnya terpilih sebagai pengemban amanah masyarakat Sulteng di Pemerintahan Sulawesi Tengah.
Baca juga: 3 Desa Wisata di Lampung Barat, Penghilang Penat Nan Memikat
Tentu dari beberapa calon kandidat Gubernur & Wakil Gubernur yang bermunculan di bursa social media online dalam persaingan kontestasi pemilihan ini, telah melancarkan aksinya.
Sehingga ini menjadi diskursus di kalangan masyarakat dan anak muda untuk menentukan pemimpin Sulawesi Tengah periode 2024-2029.
Keinginan masyarakat memilih pasangan calon yang sangat berkompoten memimpin Sulawesi Tengah dan dinilai potensial, ideal, dan memiliki peluang untuk menang.
Merespon hal di atas, kalangan masyarakat menilai harus ada komposisi duet pasangan islam moderat dan nasionalis yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan demokrasi di Sulawesi Tengah
Duet pasangan yang akan mempersatukan dua warna ideologis yang eksis di Sulawesi Tengah, yakni warna Islam moderat dan nasionalisme.
Kemampuan memberikan jawaban yang diinginkan masyarakat Sulawesi Tengah saat in adalah faktor utama yang wajib dimiliki pemimpin Sulteng.
Maka keinginan luhur dari masyarakat Sulteng dan komitmen kuat untuk mendukung pasangan calon sesuai harapan mereka dan memperjuangkan, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta mensejahterakan masyarakat kecil berbasis kerakyatan di Sulawesi Tengah.
Jawaban itu semua adalah sosok ideal dan menjiwai kepemimpinan profetik, diyakini hal tersebut akan terciptanya masyarakat madani Sulawesi Tengah.
Baca juga: Ahmad Ali: Bangun SDM Berkualitas, Syarat Mutlak Investor Masuk ke Sulteng (Jilid 39)
Keoptimisan mayoritas masyarakat Sulteng jawaban dari penantian panjang masyarakat Sulawesi tengah yang menghendaki Sulawesi tengah yang bermatabat, berdikari, dan berkebudayaan, ada di pelupuk mata.
Maka sangat tidak mengherankan jika mayoritas masyarakat Sulteng khususnya yang berada di wilayah Kota Palu dan sekitarnya menyebutkan bahwa tumpuan dan harapan mereka untuk membawa masyarakat Sulteng ke arah Sulteng baru dengan harapan baru dan membuktikan mampu mensejahterakan masyarakat Sulteng ada di tangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri.
Dan menurut hemat penulis, ini adalah keberuntungan masyarakat Sulawesi Tengah memiliki sosok sekaliber Ahmad Ali.
Sosok yang merupakan pemimpin menjadi representasi masyarakat dan anak muda, khususnya memberikan kontribusi positif memajukan masa depan Sulawesi tengah ke arah lebih baik.
Dan tidak dapat dipungkiri, sebahagian kecil masyarakat Sulteng, ada keberpihakan dengan calon lainnya.
Sangat wajar dan sah-sah saja jika suasana demokrasi yang memayungi bumi Tadulako itu, mampu meningkatkan pola pikir positif progresif di kalangan masyarakat.
Dan sekaligus meningkatkan erosi kerja inovatif konstruktif, sehingga semangat masyarakat menuju Sulawesi Tengah Baru Harapan Baru menuju Sulteng lebih baik dan sejahtera, dapat terwujudkan.
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Jangan robek merah putih ku…!!!***
BERSAMBUNG
Ditulis oleh : Maulana Maududi (Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Central Analisa Strategis – DPP CAS)





























One thought on “Antusias Masyarakat Jelang Pilgub, Berharap Pemimpin Yang Merakyat dan Bawa Harapan Baru untuk Sulteng Sejahtera (Jilid 40)”