Baru Dirilis! E-Book Manasik Haji 2025 yang Wajib Dimiliki Jemaah, Gratis dan Mudah Diakses!

JAKARTA, KABAR-DESAKU.COM – Kementerian Agama (Kemenag) resmi merilis buku elektronik (e-book) Bimbingan Manasik Haji dan Umrah 2025 yang dapat diakses secara digital melalui smartphone.

Kehadiran e-book ini diharapkan mempermudah jemaah dalam memahami dan menjalankan ibadah haji dengan lebih mandiri.

“Kami sengaja menghadirkan versi e-book agar jemaah bisa mengakses panduan ibadah haji langsung dari ponsel mereka,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: Desa BRILiaN 2025: Program Inovatif untuk Kemajuan Ekonomi Desa

Lebih dari Sekadar Panduan Teknis, Juga Mengandung Makna Spiritual!

E-book ini tidak hanya berisi tuntunan teknis ibadah haji, tetapi juga menyajikan makna filosofis dan spiritual di balik setiap ritual.

Dengan memahami simbol-simbol ibadah haji, jemaah diharapkan dapat meraih pengalaman spiritual yang lebih dalam.

E-book ini terbagi dalam empat bagian utama:

1. Doa dan dzikir haji dan umrah

2. Makna spiritual ibadah haji

3. Infografis manasik haji

4. Tuntunan teknis pelaksanaan manasik haji

Menteri Agama menekankan bahwa pemahaman yang lebih luas tentang haji akan membawa dampak besar bagi jemaah.

Baca juga: Berkat Kerja Serius Kemenag Banjarnegara, Kini Bikin Paspor Calon Jemaah Haji Lebih Mudah

Salah satu contoh adalah makna berpakaian ihram saat wukuf di Arafah, yang melambangkan persamaan dan kejujuran.

Semua atribut duniawi seperti jabatan, pangkat, dan kekayaan dilepaskan, sehingga jemaah berdiri sebagai manusia yang sama di hadapan Allah.

“Ketika jemaah memahami simbol-simbol haji secara mendalam, akan terjadi perubahan mendasar dalam diri mereka. Inilah yang akan melahirkan haji mabrur, yaitu kualitas haji yang membawa dampak positif dalam kehidupan setelah kembali ke tanah air,” tambahnya.

Baca juga: Wajib Tahu!, Biaya Haji 2025 Turun Segini Rerata Biayanya

Dilengkapi Solusi Fiqih untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menjelaskan bahwa e-book ini juga menyajikan pilihan solusi fiqih yang mempermudah jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

“Kami juga memperbarui kebijakan terkait Arafah, Muzdalifah, dan Mina berdasarkan evaluasi dari penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dengan adanya e-book ini, diharapkan setiap jemaah bisa lebih mandiri dalam menjalankan ibadah haji, memahami nilai-nilai spiritual di baliknya, serta membawa perubahan positif dalam kehidupan setelah pulang dari Tanah Suci.

Bagi yang ingin mengakses e-book Manasik Haji 2025, bisa langsung mengunduhnya secara gratis melalui website resmi Kementerian Agama.*** (Sumber: Kemenag RI)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *