Bunda PAUD Kudus Tuntaskan Roadshow 9 Kecamatan, Tegaskan Pentingnya PAUD dan Kesiapan Anak Masuk SD

KUDUS, KABAR-DESAKU.COM — Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, telah merampungkan rangkaian roadshow di sembilan kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang inklusif, berkualitas, dan berkesinambungan.

Melansir laman resmi Pemkab Kudus, dalam setiap kunjungannya, Endhah menegaskan pentingnya usia minimal enam tahun untuk anak yang akan masuk SD, disertai dengan pengalaman mengikuti pendidikan prasekolah setidaknya selama satu tahun.

Hal ini selaras dengan program Wajib Belajar 13 Tahun yang bertujuan memastikan kesiapan anak secara mental, sosial, dan akademik sebelum menempuh pendidikan dasar.

“Kesiapan masuk SD tidak bisa hanya dilihat dari usia, tetapi juga dari sisi emosional, kemampuan berinteraksi, dan penguasaan dasar-dasar pengetahuan. Pendidikan prasekolah minimal satu tahun wajib untuk membentuk kesiapan itu,” ujar Endhah dalam penutupan roadshow di Aula SD Masehi, Kecamatan Kota, Selasa (1/7/2025).

Baca juga: 10 Ide Usaha Sampingan di Desa yang Menjanjikan dan Mudah Dimulai

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya enam aspek perkembangan anak usia dini yang menjadi fondasi pembentukan karakter. Di antaranya, nilai agama, akhlak mulia, dan pengenalan terhadap nilai-nilai Pancasila sejak dini.

“Anak-anak harus mulai dikenalkan dengan nilai-nilai agama, belajar beribadah sesuai ajarannya, dan dibiasakan bersikap jujur, bertanggung jawab, penuh cinta kasih. Penguatan nilai Pancasila sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang tangguh,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Kabupaten Kudus, melalui sinergi antara Dinas Pendidikan dan Baznas, siap memberikan bantuan pembiayaan bagi anak-anak yang memenuhi kriteria.

“Jangan sampai ada anak Kudus yang tertinggal karena keterbatasan ekonomi. Kalau ada orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya, kita bantu lewat Baznas. Pemerintah hadir untuk itu,” tegasnya.

Baca juga: Luar Biasa! Warga Desa Gondangmanis Kudus Bisa Tukar Sampah Jadi Emas, Ini Rahasianya

Roadshow yang berlangsung dari 16 Juni hingga 1 Juli 2025 ini telah menyambangi sembilan kecamatan, dengan setiap titik menjadi ajang pembinaan dan edukasi peran strategis Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa sebagai garda depan layanan pendidikan anak usia dini.

“Kami ingin peran Bunda PAUD tidak hanya sekadar simbol, tapi benar-benar hadir, aktif, dan menjadi motor penggerak di masyarakat. Semua pihak punya tanggung jawab untuk menyiapkan generasi emas Kudus,” tutup Endhah Sam’ani Intakoris.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *