KUNINGAN, KABAR-DESAKU.COM – Suasana penuh semangat mewarnai Aula Lantai 3 Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Kuningan pada Minggu (11/05/2025), saat Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah sekaligus memperingati Milad Pemuda Muhammadiyah ke-93.
Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, Pemuda Muhammadiyah terus menunjukkan eksistensinya dalam menjalankan misi dakwah amar ma’ruf nahi munkar serta semangat tajdid (pembaharuan ajaran Islam).
Dalam kesempatan ini, sebanyak 42 pengurus baru resmi dilantik untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
Pemuda Muhammadiyah didirikan pada 2 Mei 1932 di Yogyakarta, sebagai organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah.
Baca juga: Gunung Pakuwaja: Permata Tersembunyi di Dataran Tinggi Dieng
Tujuannya adalah untuk menghimpun kekuatan pemuda Islam dalam rangka menegakkan amar ma’ruf nahi munkar serta membangun kader bangsa yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap masyarakat.
Sejak awal berdirinya, Pemuda Muhammadiyah telah menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam yang progresif dan berkemajuan.
Kiprahnya tidak hanya dalam bidang dakwah, tetapi juga dalam pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi sosial kemanusiaan.
Kini, di usia hampir satu abad, organisasi ini terus berkembang dan tetap relevan di tengah tantangan zaman.
Dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, Pemuda Muhammadiyah terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berintegritas dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
Baca juga: Tak Sekadar Naik Gunung! Ini Pesan Penting Wabup Tuti untuk Mahasiswa Pecinta Alam UNIKU
Dalam sambutannya, Bupati Dian mengucapkan selamat kepada para pengurus terpilih dan menegaskan pentingnya amanah kepemimpinan.
“Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Seorang pemimpin harus tetap optimis, bahkan ketika berada dalam keterbatasan, kita harus mampu berpikir kreatif,” pesannya.
Bupati juga menyoroti usia 93 tahun Pemuda Muhammadiyah sebagai bukti perjalanan panjang yang penuh kontribusi di berbagai bidang.
“Muhammadiyah tidak hanya berdakwah, tetapi juga telah banyak berperan dalam dunia pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Ini contoh nyata bagaimana organisasi keagamaan bisa berdaya guna untuk umat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Bupati Dian berharap agar ke depan Pemuda Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dapat bersinergi lebih erat untuk membangun daerah.
“Semoga kolaborasi ini membawa Kuningan ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Bupati Dian.***




























