Bupati Sragen Sigit Pamungkas Pimpin Apel Awal 2026, Tekankan Pelayanan Publik dan Program Nasional

SRAGEN, KABAR-DESAKU.COM – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Terpadu Pemerintah Kabupaten Sragen, Senin (26/1/2026).

Apel tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur rumah sakit daerah, pimpinan perusahaan daerah, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kabupaten Sragen.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Sragen, dalam amanatnya, Bupati Sigit menyampaikan harapan agar tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik dan mampu membawa peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sragen.

Ia mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah untuk menjadikan pengalaman kerja sepanjang tahun 2025 sebagai bahan evaluasi bersama.

“Tahun 2025 telah kita lalui. Ada capaian kinerja yang patut diapresiasi, namun juga masih ada yang perlu diperbaiki. Ini menjadi dasar evaluasi agar di tahun 2026 kita dapat bekerja lebih optimal, konsisten, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Baca juga: Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Sragen, Bupati Dorong Jagung Jadi Alternatif Tanaman Pangan

Menurut Bupati, awal tahun merupakan momentum penting untuk memperkuat kembali komitmen, integritas, serta solidaritas aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan bulan-bulan awal tahun sebagai fondasi kerja yang sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjaga integritas, dan merespons setiap persoalan di lapangan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Sigit menekankan pentingnya menyukseskan program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Sragen menjadi salah satu daerah yang dipercaya untuk melaksanakan Program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah.

“Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak SD, SMP, hingga SMA dari keluarga kurang mampu, dengan daya tampung sekitar seribu siswa. Tidak boleh ada anak di Sragen yang putus sekolah karena kendala ekonomi. Program ini harus disosialisasikan secara masif kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Desa Kaliwedi Sragen Masuk Finalis Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Nasional, Jadi Contoh Kemandirian Desa

Selain itu, Bupati mendorong agar program nasional dapat diintegrasikan dengan program daerah sehingga saling bersinergi dan memberikan dampak nyata.

Salah satunya dengan mengaitkan Program Makan Bergizi Gratis dengan penguatan peran desa sebagai bagian dari rantai pasok logistik.

Menutup amanatnya, Bupati Sigit mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi musim hujan dan angin yang masih berlangsung.

Ia menyoroti sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah, seperti banjir, pohon tumbang, rumah roboh, jalan berlubang, hingga jembatan terdampak.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sragen terus merespons setiap kejadian secara cepat dan tepat, serta mengimbau seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa agar segera melaporkan potensi maupun kejadian bencana di wilayah masing-masing.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *