Banjarnegara, KABAR-DESAKU.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan bekerjasama dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsoed Purwokerto mengadakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Pagentan dengan peserta sebanyak 206 siswa dari kelas IX pada Senin (14/9).
Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan dari kepala sekolah, Sugeng Harto.
Dalam sambutannya, Sugeng mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Pagentan dan KKN Unsoed yang telah memilih SMP Negeri 1 Pagentan sebagai tempat pelaksanaan bimbingan.
Sugeng juga berpesan kepada peserta untuk memperhatikan dan menyimak materi dengan baik karena apa yang akan disampaikan sangat bermanfaat untuk bekal pengetahuan dan pemahaman mereka dalam kehidupan khususnya di usia remaja.
Dalam kegiatan tersebut, ada dua materi yang disampaikan, yaitu Cegah Pernikahan Anak dan Kenakalan Remaja.
Materi Cegah Pernikahan Anak disampaikan oleh Muhamad Zayin Bunani dengan pemaparan tentang bahaya kawin anak dan usaha preventif yang dapat dilakukan remaja agar tidak melaksanakan perkawinan di bawah umur.
Materi kedua tentang Kenakalan Remaja yang disampaikan oleh M. Syaiful Abidin, menjelaskan tentang permasalahan remaja dan solusi agar terhindar dari kenakalan remaja.
Disela penyampaian materi, pemateri menyisipkan ice breaking agar peserta tetap fokus dan tidak merasa bosan.
Zayin Bunani, Kepala KUA Kecamatan Pagentan menyampaikan bahwa kegiatan BRUS bertujuan untuk membuka wawasan pelajar agar tidak terburu-buru menikah di saat usia belum cukup, sekaligus agar mereka tidak melakukan tindak kekerasan atau kenakalan remaja.
Zayin berharap dengan kegiatan ini dapat membuka cara pandang pelajar untuk memahami dampak dan resiko dari pernikahan anak dan kenakalan remaja.*** (MSa)





























Bagus ini, setidaknya bisa digunakan sebagai upaya menekan pernikahan dini dan Stunting