Daftar Ke KPUD 29 Agustus 2024, Ahmad Ali Diharapkan Bisa Amanah dan Dapat Kemanfaatan, Kemaslahatan serta Selamat Dunia Akhirat (Jilid 48)

Palu, KABAR-DESAKU.COM – Sesuai agenda yang telah ditentukan oleh KPU bahwa pendaftaran untuk peserta Pilkada serentak se Indonesia berlangsung pada tanggal 27-29 Agustus 2024.

Dan jelang pendaftaran itu, bersama partai-partai koalisi pengusungnya, Ahmad Ali telah bersepakat untuk mendaftarkan dirinya bersama Abdul Karim Aljufri selaku calon Wakil Gubernur nya ke KPUD Sulawesi Tengah pada hari Kamis Tanggal 29 Agustus 2024.

Bagi Ahmad Ali jalan menuju kursi Gubernur Sulawesi Tengah periode 2024-2029 mendatang adalah dengan menjalani hidup di dunia ini perlu adanya ketentuan dan aturan agar kehidupan manusia serta makhluk lainnya dapat berjalan sinergi, baik, aman, damai dan sejahtera.

Oleh karena itu menurut Ahmad Ali perlu adanya figur pemimpin guna merealisasikan tujuan kehidupan tersebut. Kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran Islam sangat penting khususnya dalam kehidupan bermasyarakat serta keberlangsungan kehidupan makhluk di muka bumi.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Allah SWT telah menawarkan kepada makhluk-Nya untuk bisa menjadi pemimpin bagi lainnya.

Dari semua makhluk yang ditawarkan oleh Allah SWT, manusialah yang bersedia menerima amanah kepemimpinan dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Ahzab 72 yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”.

Baca juga: Menelusuri Makna Rezeki, Gus Baha: Antara Usaha dan Tawakal Harus Seimbang

Bagi Ahmad Ali, ayat di atas memberikan I’tibar bahwa manusia diberi potensi oleh Allah SWT untuk memimpin bagi lainnya sekaligus sebagai duta/utusan Allah SWT di muka bumi.

Allah SWT juga mempertegas bahwa akan ada makhluk yang menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi yang akan mengatur alam raya ini.

Dari semua makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT, manusialah yang dipilih menjadi khalifah di muka bumi ini.

Sesuai Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 30 yang artinya “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”.

Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

Keputusan Allah SWT menjadikan manusia sebagai khalifah (pemimpin) merupakan sebagai sebuah amanah yang berat dipikul oleh manusia.

Oleh karena itu, Ahmad Ali menginginkan amanah yang diembannya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah tersebut bisa mengangkat derajatnya dan masuk ke surga jika ia bisa menjalani amanah dengan sebaik-sebaiknya.

Sebab Ahmad Ali juga bisa terperosok ke neraka apabila beliau bertindak zalim dalam kepemimpinannya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah kelak.

Maka menurut hemat penulis, agama Islam sudah memberikan pedoman kriteria pemimpin yang layak yang dijadikan teladan dan panutan.

Baca juga: Dahsyat! Ini yang Akan Didapatkan Jika Rutin Jalan Kaki di Pagi Hari

Harapan masyarakat Sulawesi Tengah kepada Ahmad Ali adalah agar menjadi pemimpin yang adil, amanah, memiliki integritas, bijaksana, menegakkan amar ma’ruf dan mencegah hal yang mungkar dalam melanjutkan keberlangsungan pembangunan di bumi Tadulako ini.

Dan kesemua ini sudah disebutkan di dalam Al Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Seperti firman Allah SWT surah An Nahl ayat 90 yang artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.

Dengan memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.

Selain itu di dalam surah Al Maidah ayat 8, Allah SWT juga mengingatkan pentingnya seorang pemimpin yang adil.

Adapun ayat yang dimaksud artinya : “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Penulis perlu tekankan bahwa umat Islam khususnya di Sulawesi Tengah tidak perlu kuatir mencari figur pemimpin yang ideal sesuai dengan arahan Al Qur’an dan hadis nabi SAW.

Tentunya ketika membicarakan figur pemimpin Islam maka yang pertama adalah kepemimpinan baginda Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW merupakan seorang pemimpin yang bisa dijadikan model panutan bagi umat Islam.

Mulai dari perbuatan, ucapan dan kebijakan nabi Muhammad SAW merupakan kebijaksanaan. Jika seseorang menjadi pemimpin, maka tirulah bagaimana Rasulullah SAW menjadi pemimpin.

Beliaulah sosok pemimpin amanah yang mengedepankan nilai integritas. Ucapan dan perbuatan beliau selaras. Tidak heran bahwa banyak pemimpin dunia mengidolakan nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Pembangunan Gedung Rumah Baca Purnama Hampir Rampung, Siap Menjadi Pusat Edukasi dan Literasi

Seorang orientalis sekaligus penulis buku yang berjudul 100 tokoh yang paling berpengaruh di dunia ditulis oleh Michel Hart menyebutkan dari 100 tokoh berpengaruh di dunia, manusia yang paling berpengaruh adalah Nabi Muhammad SAW.

Bahkan seorang ulama besar Imam Nawawi menyebutkan Rasulullah merupakan manusia yang paling sempurna sejak eksistensi manusia itu diciptakan.

Semoga Ahmad Ali bisa menjadi Gubernur Sulawesi Tengah yang amanah yang mengikut langkah nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW juga memberikan kabar gembira bagi pemimpin yang adil dan amanah yaitu Allah SWT akan menempatkan pemimpin yang amanah di surga.

Bahkan seorang pemimpin yang adil dan amanah akan mendapat naungan dari Allah SWT ketika pertolongan dari Allah SWT sudah tertutup ketika hari kiamat.

Rasulullah SAW bersabda: “Ada tujuh orang yang akan Allah naungi di Naungan-Nya pada Hari ketika tidak ada naungan kecuali Naungan-Nya; seorang pemimpin yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Agung, seorang pria yang hatinya melekat pada masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seseorang yang diajak berzina oleh wanita cantik dan berposisi tinggi tetapi dia menolak dan mengatakan:

“Saya takut kepada Allah’, seseorang yang memberi amal dan menyembunyikannya, hingga tangan kirinya pun tidak tahu apa yang diberikan tangan kanannya dalam amal; dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian hingga meneteskan air mata.”

Sebagai makhluk yang paling sempurna ciptaan-Nya, sudah seyogyanya impian dan harapan masyarakat Sulawesi Tengah kepada Ahmad Ali bisa menjalani kepemimpinannya dengan bijak yang sesuai dengan norma dan ajaran agama Islam.

Ajaran Islam merupakan ajaran sempurna yang mencakup ketauhidan, ibadah dan akhlak. Segala aspek kehidupan sudah diatur didalam Al Qur’an dan As Sunnah.

Jika Ahmad Ali ingin selamat dunia akhirat dalam menjalani tugas kepemimpinannya kelak sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, maka merujuklah pada kedua sumber utama dalam ajaran Islam tersebut.

Baca juga: 1st Yogyakarta International Dance Carnival 2024, Momentum Bunda Milenial Kampanyekan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Indonesia

Salah satu aspek dari ajaran Islam adalah mengenai kepemimpinan. Ajaran Islam sudah memberikan formula bagaimana menjadi pemimpin yang sesuai dengan ajaran Islam.

Islam juga memberikan banyak contoh keteladanan kepemimpinan yang bisa menjadi model panutan dalam kehidupan.

Mulai dari Muhammad SAW dan para utusan Allah SWT lainnya, serta para sahabat, tabi’in dan para ulama ulama Islam lainnya.

Akhirnya semoga Ahmad Ali diberi kekuatan dan keistiqamahan dalam menerapkan ajaran Islam saat menjadi pemimpin nomor satu di pemerintahan provinsi Sulawesi Tengah yang amanah, dapat kemanfaatan, kemaslahatan serta selamat dunia akhirat.***

BERSAMBUNG

Ditulis Oleh : Maulana Maududi (Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Central Analisa Strategis – DPP CAS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *