Desa Adipasir Tingkatkan Literasi dengan Hadirnya Platform Digital Garasi Belajar

KABAR-DESAKU.COM – Upaya peningkatan literasi masyarakat di Desa Adipasir, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, kini memasuki babak baru dengan diluncurkannya platform digital LMS Garasi Belajar.

Program ini diinisiasi Komunitas Garasi Belajar Banjarnegara bersama tim akademisi dari Universitas Telkom Purwokerto.

Peluncuran yang berlangsung beberapa hari lalu disambut antusias oleh warga. “Kami ingin masyarakat Desa Adipasir punya akses belajar yang mudah, menarik, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari,” ujar ketua pelaksana, Hari Widi Utomo, dalam sesi sosialisasi.

Baca Juga: Semangat Tak Pernah Libur: Penyuluh Agama Islam Mandiraja Dampingi Ibu Majelis Taklim Bahas Ikhlas dalam Rumah Tangga

Melalui platform garasibelajar.com, warga dapat mengakses modul belajar, kuis interaktif, forum diskusi, hingga materi literasi dan numerasi.

Menurut Hari, kehadiran LMS ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi serta meningkatnya penggunaan gadget non-edukatif di kalangan anak-anak.

“Daripada anak bermain gawai tanpa arah, lebih baik kami arahkan ke konten edukatif yang menyenangkan. Platform ini solusi yang sangat dibutuhkan,” tambah Ahmad Shofan Shofa, salah satu pendamping dari Universitas Telkom Purwokerto.

Para orang tua juga mengikuti sesi pelatihan terkait cara mendampingi anak menggunakan perangkat digital. Mereka diajarkan memahami fitur LMS agar bisa mengawasi dan mengarahkan anak secara lebih optimal.

Sementara itu, anak-anak diperkenalkan pada cara belajar interaktif yang membuat mereka lebih antusias mengikuti materi.

Baca Juga: Prodi PBI UNSOED dan Rumah Baca Purnama Kenalkan Literasi Finansial untuk Anak Sejak Usia Dini

Sarah Astiti, serta tim mahasiswa Irsyam Okta Pratama, Zulfa Mustafa Akhyar, dan Maulana Kaka Halin dari Universitas Telkom Purwokerto selaku tim pelaksana, menegaskan bahwa Garasi Belajar tidak hanya menyediakan materi digital, tetapi juga memperkuat komunitas belajar tingkat RT/RW.

“Kami ingin Desa Adipasir punya budaya belajar yang tumbuh dari masyarakat sendiri,” jelasnya.

Program ini mendukung pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.

Infrastruktur digitalnya memanfaatkan layanan internet IndiHome Telkom Indonesia agar akses belajar lebih stabil.

Ke depan, tim Garasi Belajar akan melakukan evaluasi berbasis pre-test dan post-test serta mengumpulkan testimoni warga. Hasilnya digunakan untuk memastikan Desa Adipasir dapat mandiri mengelola ekosistem belajar digital.

Dengan hadirnya LMS Garasi Belajar, Desa Adipasir dinilai selangkah lebih maju dalam membangun masyarakat yang melek literasi dan siap menghadapi era digital.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *