BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Dengan semangat membangun Banjarnegara, Pembina Fordem Banjarnegara, Mawing Goso, pada Minggu (16/11/2025) menyerahkan hasil kajian literasi Dawet Ayu Banjarnegara.
Penyerahan berkas hasil kajian dilakukan secara langsung kepada Bupati Banjarnegara, dr. Amelia Desiana di Pendopo Peringgitan, disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas UMKM Banjarnegara.
Bupati Banjarnegara, dr. Amelia Desiana, menyampaikan kepada awak media bahwa diskusi bersama Fordem memberikan pemahaman baru mengenai sejarah dan asal-usul Dawet Ayu Banjarnegara.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berdiskusi panjang tentang Dawet Ayu Banjarnegara. Harapan kami, sejarah lengkap mulai dari proses pembuatan hingga asal penamaannya dapat diketahui masyarakat secara utuh,” ujarnya.
dr. Amelia juga berharap warisan budaya ini dapat semakin dikenal luas sehingga mampu meningkatkan identitas sekaligus perekonomian Banjarnegara.
“Semoga Dawet Ayu bisa semakin mendunia dan membawa Banjarnegara lebih maju ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Fordem, Mawing Goso, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Banjarnegara serta dinas terkait yang telah menerima rombongan Fordem dalam penyerahan buku sejarah Dawet Ayu tersebut.
“Kami menyerahkan buku sejarah Dawet Ayu yang sebelumnya sudah kami bahas pada 05/11/2025. Dari hasil diskusi tersebut, kami menemukan beberapa poin penting yang kami rangkum menjadi sebuah rekomendasi,” ungkapnya.
Baca juga: Fordem Banjarnegara Angkat Sejarah dan Identitas Budaya Lokal Dawet Ayu
Mawing menegaskan bahwa Dawet Ayu Banjarnegara harus menjadi produk kebanggaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah dalam memberikan pembinaan dan arahan.
“Kami berharap ke depan tidak hanya sebatas seremonial, tetapi harus ada karya nyata yang melibatkan banyak pihak di Banjarnegara,” ujarnya.
Mawing juga mengajak seluruh masyarakat untuk bangga memiliki produk tradisional yang sudah dikenal hingga ke seluruh pelosok Indonesia.
“Kita harus bangga, karena Dawet Ayu Banjarnegara sudah menjadi ikon yang dikenal publik secara luas,” tutupnya.*** (Sugengwi)




























