GUNUNGKIDUL, KABAR-DESAKU.COM – Suasana meriah menyelimuti Lapangan Pudak, Giriwungu, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta pada Kamis (1/5/2025).
Dilansir dari laman resmi Pemkab Gunungkidul, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, secara langsung melepas peserta jalan sehat dalam rangka Gebyar Bumkalma 2025.
Kegiatan ini digelar oleh Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (Bumkalma) Mitra Lestari Panggang sebagai perayaan hari jadi ke-26 lembaga tersebut.
Baca juga: Gunung Kembang Wonosobo: Si Anak Sindoro yang Cantik, Bersih, dan Menantang!
Direktur Bumkalma Mitra Lestari, Imam Bukhori, menjelaskan bahwa Bumkalma merupakan hasil transformasi dari UPK PNPM MPd yang dibentuk pada 1 Mei 1999 melalui dana hibah bergulir sebesar Rp21 juta.
Seiring berjalannya waktu, lembaga ini menerima tambahan dana dari Program PNPM Mandiri Pedesaan hingga tahun 2011, yang totalnya mencapai Rp2,4 miliar. Kini, aset Bumkalma melonjak drastis hingga mencapai Rp13,1 miliar!
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Gunungkidul yang dulu menjabat sebagai Ketua DPRD dan turut memperjuangkan lahirnya Perda No. 8 tentang Pedoman Pendirian Badan Usaha Milik Kalurahan. Ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami,” ujar Imam.
Berkat dukungan dari DPRD dan pendampingan dari Dinas DPMKP2KB, seluruh lembaga UPK di Gunungkidul kini telah resmi bertransformasi menjadi Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (Bumkalma).
Baca juga: Festival Telaga Pertama di Gunungkidul: Ribuan Warga Tumpah Ruah Demi Selamatkan Warisan Air Leluhur
Dalam sambutannya, Bupati Endah menyatakan bahwa Bumkalma adalah simbol nyata dari kolaborasi antar-kalurahan untuk menggerakkan roda ekonomi berbasis potensi lokal.
Ia menyebut pendirian Bumkalma sebagai langkah strategis menuju kemandirian desa dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Saya berharap Gebyar Bumkalma ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tapi juga sebagai ruang penguatan jejaring ekonomi, sarana belajar sosial, dan sumber inspirasi untuk terus melangkah maju bersama,” ungkap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dana sosial dari Bumkalma, sebagai bentuk nyata bahwa pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu.
Ia menegaskan, keberadaan Bumkalma diharapkan bisa menjadi solusi untuk menjauhkan masyarakat dari jeratan rentenir yang kerap membebani kehidupan warga desa.***




























