Kajian Rutin Sabtu Sore Desa Adipasir, Ustadz Naseh: Bulan Muharram dan Keistimewaan Hari Asyura

KABAR – DESAKU. COM – Pada Sabtu sore ini, tanggal 13 Juli 2024, khususnya di Mushola Al Hasan Dukuh Lebak, Desa Adipasir, akan mengadakan kajian rutin yang dipimpin oleh Ustdz Naseh Nasrullah.

Kajian kali ini mengangkat tema amalan-amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram, terutama pada tanggal 10 Muharram, yang sering dikenal sebagai Hari Asyura.

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang memiliki keutamaan istimewa dalam kalender Hijriyah.

Bulan ini sering disebut sebagai “Syahrullah” atau bulannya Allah. Keistimewaan bulan Muharram terletak pada banyaknya amalan-amalan yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam, terutama pada tanggal 10 Muharram, atau yang lebih dikenal dengan Hari Asyura.

Baca Juga: Tidak Hanya Sejuk Desa Ini Juga Memiliki Rumah Makan Di Sungai dan Lereng Bukit

Menurut Syeh Abdul Hamid, ada sejumlah amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada hari tersebut:

1. Puasa Sunnah pada Tanggal 10 Muharram

Puasa pada tanggal 10 Muharram merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam hadis, disebutkan bahwa puasa pada hari Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Namun, untuk membedakan dari puasa yang dilakukan oleh orang Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal ini karena mengenang penyelamatan Nabi Musa AS oleh Allah, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk juga berpuasa pada tanggal 9 Muharram, sehingga dikenal dengan istilah puasa Tasu’a dan Asyura.

Baca Juga: Bosan dengan Aktivitas Kota? Yuk Berkunjung Ke Surga Stroberi di Desa Serang Purbalingga

2. Memperbanyak Sholat Sunnah

Selain puasa, memperbanyak sholat sunnah di bulan Muharram, terutama pada hari Asyura, juga sangat dianjurkan.

Sholat sunnah merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menambah pahala.

3. Menyambung Tali Silaturrahim

Bulan Muharram juga menjadi momentum yang tepat untuk menyambung kembali tali silaturrahim, terutama kepada orang-orang yang pernah memutuskan hubungan.

Silaturrahim tidak hanya menambah rezeki tetapi juga memperpanjang umur.

4. Berkunjung Kepada Orang Alim

Mengunjungi orang alim, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Ziarah kubur dan mengingat jasa-jasa ulama bisa menjadi pengingat untuk selalu berbuat baik dan menjaga keimanan.

Baca Juga:Komitmen Menuju Sulteng Sejahtera dan Politik Riang Gembira Mad Ali di Pentas Pilgub Sulteng (Jilid I) 

5. Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk orang sakit merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dihargai dalam Islam.

Amalan ini tidak hanya memberikan dukungan moral bagi yang sakit tetapi juga mendatangkan pahala bagi yang menjenguk.

6. Memakai Celak

Memakai celak di bulan Muharram juga termasuk sunnah yang dianjurkan. Celak tidak hanya memiliki manfaat kesehatan untuk mata tetapi juga mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW.

7. Memberikan Santunan kepada Anak Yatim

Mengusap kepala anak yatim dan memberikan santunan merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada Hari Asyura.

Rasulullah SAW sangat menyayangi anak yatim, dan menyantuni mereka akan mendatangkan keberkahan serta pahala yang besar.

Baca Juga: Penuh Khidmat! Haul Eyang Serbi Lurah Pertama Desa Adipasir Diwarnai Nasi Tumpeng

8. Memperbanyak Shodaqoh

Bersedekah di bulan Muharram, terutama pada Hari Asyura, adalah salah satu bentuk amalan yang dapat menghapus dosa dan menambah keberkahan hidup.

9. Memberikan Nafkah Tambahan

Memberikan nafkah tambahan kepada keluarga di bulan Muharram juga termasuk amalan yang dianjurkan. Hal ini sebagai bentuk kebahagiaan dan kepedulian terhadap keluarga.

10. Memotong Kuku

Memotong kuku pada hari Asyura juga dianjurkan sebagai bentuk menjaga kebersihan diri.

Baca Juga: Unik! Warga Satu Desa Ini Berkomunikasi dengan Bahasa Isyarat, Kok Bisa? Ternyata Ini Penyebabnya

11. Membaca Surah Al Ikhlas

Membaca Surah Al Ikhlas, serta mengucapkan hasbullah wani’mal wakil ni’mal maula wani’manasir, merupakan bagian dari dzikir yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Muharram.

Kajian Sabtu sore di Mushola Al Hasan Dukuh Lebak, Desa Adipasir ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada masyarakat Desa Adipasir, untuk meningkatkan kualitas ibadah dan amal saleh, terutama di bulan Muharram.

Dengan mengikuti amalan-amalan yang dianjurkan Ustadz Naseh Nasrullah semoga kita semua mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT.***




One thought on “Kajian Rutin Sabtu Sore Desa Adipasir, Ustadz Naseh: Bulan Muharram dan Keistimewaan Hari Asyura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *