Kampung Ramadan Rembang 2026 Resmi Dibuka di Jalan Gatot Subroto, Libatkan 250 UMKM

REMBANG, KABAR-DESAKU.COM – Kampung Ramadan 2026 di Kabupaten Rembang resmi dibuka pada Rabu (18/2). Tahun ini, pusat kegiatan untuk wilayah kota dipindahkan ke Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Radio CBFM Rembang. Puluhan pelaku UMKM lokal menghadirkan aneka makanan dan minuman khas Ramadan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat berbuka puasa.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Rembang, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menyampaikan bahwa pemindahan lokasi Kampung Ramadan ke Jalan Gatot Subroto bukan keputusan mendadak, melainkan telah melalui kajian matang dan menampung aspirasi masyarakat.

“Kenapa Rembang Kota ditempatkan di Jalan Gatot Subroto? Ini sudah melalui beberapa kajian dan aspirasi masyarakat. Jadi bukan asal pindah, tetapi berdasarkan kajian dari Disdag dan Disdagkop UMKM,” ungkapnya saat membuka acara secara resmi.

Baca juga: Pasar Tani Pasti Marem Meriahkan Hari Jadi ke-284 Rembang, Harga Sembako Jauh di Bawah Pasar

Wabup yang akrab disapa Gus Hanies itu menegaskan bahwa tingkat keramaian tidak hanya ditentukan oleh lebar jalan atau kesan strategis suatu lokasi. Menurutnya, keberhasilan penjualan dipengaruhi banyak faktor, termasuk strategi promosi.

Ia pun mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi kreatif di era digital.

“Promosi sekarang bisa lewat apa saja, media sosial, TikTok, dan lainnya. Kalau masyarakat sudah tahu ini pusat jajanan dan UMKM, pasti akan tertarik datang ke sini,” katanya.

Gus Hanies memastikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung UMKM terus berlanjut. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan BUMD, disebut sebagai bentuk dukungan nyata tanpa harus selalu bergantung pada APBD.

Ia berharap Kampung Ramadan tidak sekadar menjadi wisata kuliner musiman, tetapi juga etalase produk unggulan UMKM Rembang.

Baca juga: 10 Olahan Pisang Paling Populer di Indonesia, Bisa Ditemukan di Desa dan Kota

“Ini harus menjadi etalase produk panjenengan semua. Bukan hanya wisata kuliner, tapi kesempatan menunjukkan bahwa produk UMKM Rembang bisa bersaing, layak dikonsumsi, dan siap naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, Mahfudz, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk memeriahkan Ramadan sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini untuk memeriahkan Ramadan dan meningkatkan kepedulian di bidang usaha mikro. Kita dorong pemberdayaan UMKM agar bangkit dan menumbuhkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Kampung Ramadan 2026 berlangsung mulai 18 Februari hingga 14 Maret 2026 di sejumlah titik. Selain di Jalan Gatot Subroto untuk wilayah kota, bazar juga digelar di Alun-alun Lasem, Pasar Kragan, pusat kuliner Pamotan, serta Kecamatan Sumber.

Di Jalan Gatot Subroto tersedia 40 stan yang diisi oleh 80 pelaku usaha mikro. Secara keseluruhan, sekitar 250 UMKM terlibat dalam Kampung Ramadan tahun ini di berbagai wilayah Kabupaten Rembang.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons positif dari pelaku UMKM. Salah satunya Nur Hidayah yang menilai Kampung Ramadan bukan sekadar ajang berjualan musiman, tetapi momentum memperkuat eksistensi produk lokal.

Baca juga: Rembang Masuk 4 Besar Penghasil Pedet Terbanyak di Jateng, Potensi Sapi Potong Kian Menjanjikan

“Bagi kami, ini bukan sekadar ajang berjualan, tetapi momentum penting untuk memperkenalkan produk lokal, meningkatkan kualitas usaha, dan memperluas jaringan pemasaran,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan pemerintah tidak hanya hadir saat Ramadan, tetapi berkelanjutan melalui pembinaan, promosi, dan fasilitasi usaha.

“Semoga meskipun lokasi berpindah, daya beli masyarakat tetap sama bahkan lebih baik dari tahun lalu,” katanya.

Nur Hidayah juga mengusulkan adanya event pendukung seperti lomba atau hiburan selama Ramadan untuk menarik lebih banyak pengunjung. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, diharapkan transaksi penjualan UMKM pun ikut terdongkrak dan perekonomian lokal semakin bergairah.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *