KABAR-DESAKU.COM – Banjarnegara – SDN Gumelar, yang terletak di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, telah mengalami transformasi besar berkat perjuangan Difla membentuk Komunitas Belajar Sinar Pelangi.
Ya, Difla Nurul Anisah, salah satu guru penggerak yang bertugas di SDN Gumelar, Karangkobar, Banjarnegara yang sekaligus sebagai Ketua Komunitas Belajar Pelangi berbagi kisah perjuangan dan kolaborasi yang berhasil mengubah wajah pendidikan di sekolah tersebut.
Baca Juga: Mantap! Korwil Banyumas Sabet Juara 2 di Kadindik Cup Kabupaten Banyumas
Terbentuk dari keresahan, kini Komunitas Belajar Sinar Pelangi menjadi simbol perubahan dan inspirasi bagi banyak pihak.
“Sinar Pelangi terbentuk dari keprihatinan kami para guru. Waktu itu, hasil rapor pendidikan sekolah kami memperlihatkan lima dimensi berwarna merah. Salah satu dimensi yang sangat mengkhawatirkan adalah kualitas proses pembelajaran. Ini jelas mengharuskan kami untuk segera melakukan perbaikan,” ungkap Difla.
Melihat kondisi ini, Difla bersama para guru lainnya memutuskan untuk bergerak. Mereka membentuk Komunitas Belajar Sinar Pelangi sebagai wadah kolaborasi dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Difla menjelaskan bahwa pembentukan komunitas ini dimulai dengan evaluasi tentang kondisi pendidikan di SDN Gumelar.
Baca Juga: Pemeliharaan Aset PLN: Kunci Keberlanjutan Pasokan Listrik Nasional
Saat itu, para guru menyadari betapa pentingnya pembenahan pada proses pembelajaran, yang menurut rapor berada pada tahap disorientasi.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Komunitas Sinar Pelangi adalah keterbatasan sarana dan prasarana.
Namun, Difla bersama timnya tidak menyerah. Mereka menggunakan asset-based thinking, memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan setiap anggota komunitas sebagai narasumber.
Dengan saling berbagi ilmu, Komunitas Belajar Sinar Pelangi berhasil tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru dalam pendidikan.
“Kami memaksimalkan apa yang kami miliki. Setiap anggota komunitas bergiliran menjadi narasumber, berbagi praktik-praktik baik dan informasi terbaru. Meski sederhana, metode ini sangat efektif untuk meningkatkan kompetensi kami,” tambah Difla.
Difla juga mengungkapkan bahwa Sinar Pelangi bukan hanya tentang belajar, tetapi juga menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung.
Komunitas Belajar Sinar Pelangi berkomitmen untuk membangun suasana belajar yang membuat semua anggotanya merasa dihargai dan bebas berpendapat.
“Kami ingin semua orang merasa nyaman dan termotivasi. Dalam komunitas ini, semua anggota dihargai, dan kami saling mendukung. Ini yang membuat suasana belajar menjadi lebih semangat,” ujarnya.
Hasil dari kerja keras Komunitas Belajar Sinar Pelangi sangat terasa. Jika sebelumnya SDN Gumelar mengalami rapor pendidikan dengan lima dimensi merah, kini semua dimensi sudah hijau.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan semangat kami, rapor pendidikan kami kini jauh lebih baik. Tahun ini, kami bahkan menerima BOS Kinerja sebesar 22,5 juta. Dana ini kami gunakan untuk meningkatkan fasilitas pembelajaran, seperti membeli laptop dan proyektor,” jelas Difla dengan penuh rasa syukur.
Difla juga bangga dengan semangat murid-murid yang semakin antusias dalam belajar.
Dengan adanya fasilitas baru, seperti laptop dan proyektor, murid-murid dapat menikmati proses pembelajaran dengan lebih baik.
“Anak-anak sekarang senang sekali datang ke sekolah. Mereka lebih antusias dalam belajar, dan fasilitas yang lebih baik membuat belajar menjadi lebih nyaman,” ungkapnya.
Tidak hanya murid, para guru juga merasakan dampak positif dari adanya Komunitas Sinar Pelangi.
Difla menyebutkan bahwa para guru merasa lebih siap saat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) karena mereka sudah belajar lebih dulu melalui komunitas.
Di kesempatan yang sama, Difla juga menyampaikan rasa terima kasih kepada wali murid dan masyarakat yang mendukung penuh keberadaan komunitas ini.
“Dukungan dari wali murid dan masyarakat sangat penting bagi kami. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan sekolah dan selalu mendukung program-program yang kami jalankan,” katanya.
Keberhasilan Sinar Pelangi tidak hanya dirasakan oleh SDN Gumelar, tetapi juga menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara.
Beberapa sekolah datang untuk belajar dari komunitas ini dan menerapkan konsep yang sama di sekolah mereka.
“Kami senang bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi dan semangat perubahan, kita bisa mencapai hal-hal luar biasa,” pungkas Difla.
Komunitas Belajar Sinar Pelangi di bawah kepemimpinan Difla Nurul Anisah telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk mencapai kesuksesan.
Dengan kolaborasi, inovasi, dan komitmen kuat, SDN Gumelar berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Kini, Sinar Pelangi menjadi contoh inspiratif bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan perubahan positif dalam dunia pendidikan.***



























