BANDUNG, KABAR-DESAKU.COM – Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda atau Tahura Djuanda menjadi salah satu satu destinasi yang direkomendasikan untuk liburan lebaran 2026. Sebagai alternatif kunjungan masyarakat untuk tetap dapat memiliki pilihan wisata alam yang menarik selama libur Lebaran.
Kawasan wisata yang berada di wilayah Dago Atas ini dipastikan siap menyambut lonjakan pengunjung saat musim libur Idulfitri.
Dengan suasana hutan yang sejuk, asri, dan alami, Tahura menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang ingin berlibur tanpa harus bepergian jauh ke luar kota.
Dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung, Rabu (19/3/2026), Pengelola Tahura telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Salah satunya melalui apel kesiapsiagaan yang melibatkan aparat kepolisian, TNI, serta tim medis.
Selain menawarkan keindahan alam, Tahura Djuanda juga menghadirkan beragam aktivitas wisata edukatif dan sejarah.
Baca juga: Museum Sri Baduga Bandung: Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya Sunda yang Wajib Dikunjungi
Daya Tarik Tahura Djuanda
Pengunjung dapat menikmati jalur trekking di tengah hutan pinus, sekaligus mengunjungi objek bersejarah seperti Gua Jepang dan Gua Belanda yang memiliki nilai historis tinggi.

Daya tarik lainnya adalah kawasan penangkaran rusa yang menjadi favorit, khususnya bagi anak-anak. Di lokasi ini, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa jinak sambil belajar tentang lingkungan dan konservasi.
Dari sisi biaya, Tahura Djuanda tergolong ramah di kantong. Harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp17.000 untuk wisatawan domestik dan Rp57.000 bagi wisatawan mancanegara.
Tiket dapat dibeli secara praktis melalui aplikasi Sapawarga yang tersedia di Play Store maupun App Store.
Berlokasi di Jalan Ir. H. Djuanda No. 99, kawasan ini relatif mudah diakses dari berbagai titik di Kota Bandung.
Meski demikian, pengunjung disarankan datang lebih awal untuk menghindari kemacetan yang kerap terjadi saat musim liburan.
Dari pusat kota, perjalanan menuju Tahura dapat ditempuh melalui Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) hingga ke arah Dago Atas, melewati Terminal Dago, kemudian dilanjutkan sekitar 10–15 menit menuju lokasi.
Alternatif rute lainnya dapat melalui Jalan Cihampelas atau Jalan Dipatiukur yang terhubung langsung ke kawasan tersebut.
Bagi pengguna transportasi umum, tersedia angkutan kota rute Stasiun Hall–Dago. Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan menggunakan ojek menuju pintu masuk Tahura.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau seluruh wisatawan untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku di kawasan konservasi.
Menjaga kebersihan, tidak merusak lingkungan, serta mengikuti arahan petugas menjadi hal penting demi menjaga kelestarian hutan.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat untuk menikmati libur Lebaran yang aman, nyaman, dan penuh edukasi.***




























