KABAR – DESAKU.COM – Kalicupak Lor, 14 Mei 2025 — Maraknya modus penipuan digital melalui file Undangan.apk yang disebar lewat WhatsApp mendorong lima mahasiswa Telkom University Purwokerto untuk melakukan aksi nyata dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Bertempat di Balai Desa Kalicupak Lor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada Rabu, 14 Mei 2025 dan menyasar ibu-ibu PKK serta guru TK dan PAUD di lingkungan desa Kalicupak Lor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Cerdas Digital, Waspada Penipuan, Wujudkan Internet Sehat di Desa.” Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Khoirul Fazri Nurrokhman, Harun Ar Rasyid, Fajar Rizky Gandi P., Muhammad Rizky Nugroho, dan Nathanael Fransisco, memberikan edukasi mengenai cara kerja file berbahaya berformat APK yang sering menyamar sebagai undangan digital.
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa file Undangan.apk bukanlah undangan sungguhan, melainkan perangkat lunak jahat (malware) yang bisa mencuri data pribadi, menyadap akun WhatsApp, dan menyebarkan hoaks.
Baca Juga: Lupakan Bioskop! Tempat Hits di Bandung Ini Tawarkan Hiburan Seru Seharian Cuma 25 Ribu
Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat lebih waspada dan tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal.
“Ibu-ibu PKK adalah garda depan di lingkungan keluarga. Melalui edukasi ini, kami ingin mereka memiliki pemahaman praktis agar tidak menjadi korban penipuan digital,” ujar Khoirul Fazri Nurrokhman, selaku ketua kelompok dan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga memberikan panduan langsung tentang cara mengaktifkan fitur keamanan dua langkah di WhatsApp serta pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi.
Dosen pembimbing kegiatan, Hari Widi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi positif dalam menyelesaikan persoalan riil di masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan di Bali! Inilah Desa Wisata Kemadang Gunungkidul, Miliki 9 Pantai Eksotis dan Diakui UNESCO
Kepala Desa sekaligus Ketua PKK Kalicupak Lor, Ibu Atri Septiana, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
Ia berharap sosialisasi semacam ini dapat terus berlanjut dan menyasar lebih banyak lapisan masyarakat di desa.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan berbasis kebutuhan warga, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan digital masyarakat Kalicupak Lor serta mendukung terwujudnya lingkungan digital yang aman dan sehat di pedesaan.*



























Good job ..sangat bermanfaat utk modal mendampingi dan mengawasi pergaulan medsos anak2 di zaman sekarang
Edukasi yang sangat bagus dan sangat bermanfaat menambah pengetahuan 👍👍
Terima kasih dengan adanya sosialisasi ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan yang berguna bagit kita semuanya.