PURBALINGGA, KABAR-DESAKU.COM — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Purbalingga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga, Senin (26/1/2026).
Bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan mandi disalurkan melalui dua posko utama, yakni Posko Sangkanayu dan Posko Serang.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua MKKS SMP Kabupaten Purbalingga, Subarno, didampingi sejumlah pengurus MKKS. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas insan pendidikan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Di Posko Sangkanayu, bantuan diterima oleh perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga, Ichwan dan Sukirto.
Sementara itu, di Posko Serang, bantuan diterima oleh petugas jaga posko yang bertugas mengoordinasikan distribusi logistik bagi para korban.
Ketua MKKS SMP Kabupaten Purbalingga, Subarno, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan iharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Paket sembako dan perlengkapan mandi disalurkan melalui dua posko utama, yakni Posko Sangkanayu dan Posko Serang
Ia menegaskan bahwa MKKS tidak hanya berperan dalam penguatan mutu pendidikan, tetapi juga hadir dalam situasi kemanusiaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lembaga pendidikan.
“Solidaritas dan kepedulian sosial harus terus kita tumbuhkan, terutama di tengah situasi bencana yang membutuhkan kehadiran semua pihak,” ujarnya.
Baca juga: Potensi Batik Purbalingga dalam Dinamika Peradaban Modern
Usai penyerahan bantuan, rombongan pengurus MKKS SMP Kabupaten Purbalingga melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 2 Karangreja untuk memantau kondisi dampak bencana di lingkungan sekolah. Kunjungan tersebut didampingi Kepala SMP Negeri 2 Karangreja, Azan Hendarto.
Dalam kesempatan itu, pengurus MKKS juga berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, beserta tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan langkah-langkah penanganan dampak bencana di satuan pendidikan berjalan secara terarah, aman, dan berkelanjutan.
Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara komunitas pendidikan dan pemerintah daerah dalam merespons bencana.
Diharapkan, kolaborasi lintas pihak tersebut dapat mempercepat proses pemulihan dan memberikan dukungan moral bagi masyarakat terdampak.***




























