Paguyuban Orang Tua Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan Sumbang Cat Tembok untuk Pengecatan Kelas

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Wujud kepedulian terhadap lingkungan belajar ditunjukkan oleh Paguyuban Orang Tua Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.

Pada Selasa, 16 Desember 2025, Paguyuban Orang Tua bersama siswa dan wali kelas melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan pengecatan ruang kelas 8D, bertempat di SMPN 1 Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Para orang tua hadir langsung ke sekolah untuk membantu membersihkan kelas serta mendukung peningkatan kenyamanan ruang belajar siswa.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu orang tua siswa, Tofik Hidayat dan Siti Rahayu, orang tua dari Ananda Fais Adhi Lutfian, memberikan sumbangan berupa 25 kilogram cat tembok yang digunakan untuk pengecatan ruang kelas 8D.

Baca juga: Prodi PBI UNSOED dan Rumah Baca Purnama Kenalkan Literasi Finansial untuk Anak Sejak Usia Dini

Ketua Paguyuban Orang Tua Kelas 8D, Eni Hartati, orang tua dari Ananda Arta Fakhri Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian orang tua terhadap kenyamanan belajar anak-anak di sekolah.

“Kami sebagai orang tua ingin ikut berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan menyenangkan. Sumbangan cat ini adalah hasil kebersamaan dan keikhlasan orang tua demi anak-anak kami,” ujar Eni Hartati.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan orang tua di sekolah diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi siswa dalam menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah.

Siswa Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan, Kabupaten Banjarnegara bersama paguyuban orang tua wali murid.

Wali Kelas 8D, Sri Muryanti, menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian Paguyuban Orang Tua.

“Kami sangat bersyukur dan terharu atas dukungan Paguyuban Orang Tua Kelas 8D. Ini adalah perbuatan mulia yang patut dicontoh. Kolaborasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang lebih baik,” tutur Sri Muryanti.

Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.

“Anak-anak belajar tentang kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap ruang belajar mereka sendiri,” imbuhnya.

Baca juga: Paguyuban Orang Tua Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan Panen Raya Sayur Organik di Green House Sekolah

Kegiatan tersebut disambut dengan penuh antusias oleh seluruh warga sekolah. Setelah proses pembersihan, Paguyuban Orang Tua bersama para siswa langsung melakukan pengecatan ruang kelas 8D, sehingga kelas tampak lebih bersih, cerah, dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Aksi nyata Paguyuban Orang Tua Kelas 8D ini diharapkan dapat menginspirasi kelas lain untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *