Pemkab Demak Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kondusivitas Karangawen

DEMAK, KABAR-DESAKU.COM – Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat kolaborasi dengan para tokoh agama dan masyarakat demi menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kecamatan Karangawen.

Hal ini tercermin dalam kegiatan Harmonisasi Pemerintah dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang digelar di Aula Kecamatan Karangawen, Rabu (2/7/2025).

Melansir laman resmi Pemkab Demak, acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., bersama Camat Karangawen Ali Mahbub, S.H., M.H., unsur Forkopimcam, Kepala KUA, perwakilan MWC NU, MUI, para ulama, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Karangawen.

Camat Karangawen, Ali Mahbub, menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana strategis untuk mempererat komunikasi, menyerap aspirasi, dan merespons berbagai dinamika sosial.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Demak dalam pembangunan gedung baru kecamatan sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah.

Baca juga: 10 Ide Usaha Sampingan di Desa yang Menjanjikan dan Mudah Dimulai

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ketenteraman wilayah. Kami juga berharap para tokoh agama ikut serta membina generasi muda, terutama dalam menghadapi persoalan seperti tawuran, kecelakaan lalu lintas, dan kenakalan remaja selama libur sekolah,” ujar Ali Mahbub.

Sekda Demak, Akhmad Sugiharto, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi upaya penguatan koordinasi lintas sektor dalam merespons tantangan zaman, termasuk kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, dan peredaran minuman keras jenis “es moni” di kalangan muda.

Ia juga menyoroti tingginya angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Demak yang telah mencapai sekitar 500 kasus, sebagai alarm bagi semua pihak untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pondok pesantren.

“Pondok pesantren diharapkan menjalin kerja sama dengan sekolah formal agar santri mendapatkan pendidikan agama sekaligus pengetahuan umum yang mendukung masa depan mereka,” tegas Sekda.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan kolektif.

“Mari jadikan peran panjenengan semua sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan masyarakat Karangawen,” tuturnya.

Baca juga: Rumah BUMN BRI Siap Gandeng Hipka Demak, Jalin Kerja Sama Demi UMKM Naik Kelas

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan seremonial semata, tetapi ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

Pemkab Demak berkomitmen memberikan layanan publik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *