KUDUS, KABAR-DESAKU.COM – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton menyerahkan bantuan gerobak dan tenda usaha bagi pelaku UMKM dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang bermitra dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Solopeduli.
Penyerahan bantuan dilakukan di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (6/1/2026), sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya pedagang kaki lima (PKL).
Sebanyak 50 unit gerobak dan 50 tenda disalurkan kepada penerima manfaat bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Paguyuban PKL Kabupaten Kudus.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Kudus, Pemerintah Kabupaten Kudus menyampaikan apresiasi kepada Komisi VII DPR RI, BPKH, dan LAZ Solopeduli yang telah menjadi mitra strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Kemaslahatan 2025.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa keberadaan PKL memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah sekaligus menekan angka pengangguran. Oleh karena itu, Pemkab Kudus berkomitmen memberikan ruang dan kemudahan perizinan bagi para PKL.
Baca juga: Jejak Dakwah Sunan Muria, Penyebar Islam Lewat Budaya di Lereng Gunung Muria Kudus
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Kami juga berharap para PKL tetap menjaga ketertiban dan kebersihan, sehingga usaha yang dijalankan bisa terus berkembang dan naik kelas,” ujar Sam’ani.
Sementara itu, CEO LAZ Solopeduli, Sidik Anshori, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan 2025 yang dikelola BPKH melalui kemitraan dengan Solopeduli.
Ia berharap bantuan ini mampu meningkatkan omzet dan keberlanjutan usaha para penerima manfaat.
“Kami telah bermitra dengan BPKH untuk menyalurkan berbagai program kemaslahatan yang tepat sasaran. Semoga bantuan gerobak dan tenda ini benar-benar memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di Kudus,” ungkap Sidik.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Abdul Wachid, menambahkan bahwa Program Kemaslahatan dirancang secara berkelanjutan dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPR RI dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi.
Baca juga: Taman Bojana Kudus: Surga Kuliner Legendaris di Jantung Kota Kretek
“Program ini diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Selain itu, kami juga terus mendorong kolaborasi melalui program lainnya seperti Program Indonesia Pintar dan Rumah Layak Huni,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Kemaslahatan BPKH, Dyah Rahayu, menegaskan bahwa Program Kemaslahatan tidak menggunakan dana setoran haji jamaah.
“Program ini menggunakan Dana Abadi Umat, yaitu nilai manfaat dari dana tersebut. Pokok dana tetap terjaga, sementara nilai manfaatnya dimanfaatkan untuk program sosial, pendidikan, dan dakwah. Jadi, tidak benar jika disebut menggunakan dana haji,” tegas Dyah.
Melalui Program Kemaslahatan 2025, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, BPKH, dan lembaga amil zakat terus terjalin dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan pedagang kaki lima di Kabupaten Kudus.***





























One thought on “Pemkab Kudus Serahkan Bantuan Gerobak dan Tenda UMKM dari BPKH untuk PKL”