KABAR – DESAKU. COM – Serangan hama wereng pada tanaman padi bisa mengakibatkan kerugian besar bagi petani.
Oleh karena itu, penting bagi petani untuk segera melakukan tindakan yang tepat agar wereng tidak menghabiskan seluruh tanaman padi.
Berikut ini adalah cara mengatasi hama wereng pada tanaman padi yang efektif:
Baca Juga : Warga Desa Tidak Perlu Cemas, Ini Cara Usir Nyamuk yang Jarang Diketahui
1. Menyemprotkan Insektisida
Gunakan insektisida berbahan aktif karbofuran (insektisida kontak) atau imadikoplorid (insektisida sistemik).
Penyemprotan ini sebaiknya dilakukan dengan interval 1-2 hari sekali untuk memastikan bahwa hama wereng dapat dikendalikan dengan baik.
2. Tambahkan Pelekat saat Musim Hujan
Pada musim hujan, tambahkan pelekat pada larutan insektisida. Hal ini akan membantu insektisida menempel lebih lama pada tanaman padi sehingga efektivitasnya meningkat dalam mengatasi hama wereng.
Baca Juga : PSDKU UNDIP Batang Buka Pendaftaran, Fokuskan untuk menjadi pusat Studi Agribisnis Terbesar di Asia
3. Teknik Penyemprotan yang Tepat
Karena hama wereng biasanya berada di bagian batang bawah tanaman padi, sebaiknya penyemprotan diawali dengan membuka barisan padi agar tanaman menjadi agak jarang.
Kemudian, semprotkan insektisida ke arah batang bawah padi untuk memastikan hama wereng terkena langsung.
4. Gunakan Rolling Bahan Aktif
Untuk hasil yang maksimal, gunakan teknik rolling dengan mengkombinasikan bahan aktif insektisida kontak dan sistemik.
Cara ini membantu mencegah resistensi hama terhadap satu jenis insektisida dan meningkatkan efektivitas pengendalian hama.
Baca Juga : Rayakan HUT Ke 49 IPSM, Pengurus Kabupaten Banjarnegara Selenggarakan Apel dan Potong Tumpeng
Dengan menerapkan cara-cara di atas, diharapkan petani dapat mengatasi serangan hama wereng pada tanaman padi secara efektif.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam menjaga tanaman padi dari serangan hama wereng. Selamat mencoba!***





























One thought on “Petani Desa Wajib Tahu! Inilah Cara Mengatasi Hama Wereng pada Padi”