Ramadhan 2026 di Depan Mata: Sambut Si “Tamu Agung” Biar Nggak Cuma Dapat Lapar dan Haus

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Siapa nih yang sudah mulai merasa hawa-hawa sejuk Ramadhan? Meskipun kalender baru menunjukkan pertengahan Februari 2026, warga di Dusun Bulu, Desa Pagentan, Banjarnegara, rupanya nggak mau “kecolongan” start.

Mereka sudah mulai curi start untuk memanaskan mesin spiritualitas demi menyambut bulan suci yang tinggal menghitung hari.

Kamis (12/2), suasana di Gedung TPQ Al Hikmah Bulu Pagentan mendadak hangat. Sekitar 51 ibu-ibu dari Majelis Taklim (MT) Miftahul Jannah berkumpul bukan untuk arisan biasa, melainkan untuk menyimak “tips dan trik” dari M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan.

Pesan Syaiful simpel tapi ngena banget: Bayangkan Ramadhan itu tamu paling penting dalam hidupmu.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Tradisi Sadranan di Dukuh Lebak Desa Adipasir Digelar Penuh Kebersamaan

“Logikanya gini, kalau kita mau kedatangan tamu penting atau pejabat ke rumah, pasti kita beres-beres rumah, masak yang enak, dan pakai baju terbaik, kan? Nah, Ramadhan ini tamu yang jauh lebih istimewa. Harusnya penyambutannya lebih totalitas,” ujar Syaiful dengan gaya santainya.

Biar nggak bingung mau mulai dari mana, beliau membagikan 5 “Starter Pack” Ramadhan yang wajib disiapkan:

  • Siapkan Hati (Ruhiyyah): Bereskan dulu masalah hati. Minta maaf ke tetangga atau keluarga supaya puasa kita nggak terganjal rasa dongkol.
  • Pemanasan Ibadah (‘Amaliyyah): Jangan kaget kalau tiba-tiba harus tarawih lama. Mulai biasakan puasa sunnah dan baca Al-Qur’an dari sekarang.
  • Update Ilmu (‘Ilmiyyah): Jangan sampai puasa cuma ikut-ikutan. Baca-baca lagi soal apa saja yang membatalkan puasa supaya ibadah kita sah secara “prosedur” langit.
  • Siapkan Dompet (Maliyyah): Bukan buat beli baju baru doang, ya! Tapi siapkan anggaran buat sedekah dan berbagi takjil.
  • Jaga Body (Jasadiyyah): Puasa itu butuh tenaga. Jangan begadang terus biar pas sahur nggak loyo.

Ketua MT Miftahul Jannah, Ibu Turah, merasa sangat terbantu dengan wejangan ini. Baginya, penjelasan yang santai tapi jelas ini membuat warga merasa lebih mantap secara mental.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Ibadah, Penyuluh Agama KUA Pagentan Bedah Adab Takbiratul Ihram di MT Nurul Hidayah

“Kita nggak mau cuma dapat lapar dan haus saja. Inginnya tahun ini bener-bener dapet esensi takwanya,” tuturnya penuh semangat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang khidmat. Harapannya satu: semoga warga Pagentan bisa menjalani Ramadhan 2026 dengan lebih berkualitas, lebih bermakna, dan tentunya dengan senyuman lebar menyambut si Tamu Istimewa.*** (msa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *