SRAGEN, KABAR-DESAKU.COM – Bupati Sragen Sigit Pamungkas bersama Wakil Bupati Suroto memulai rangkaian Safari Ramadhan 1447 H pada Kamis (19/2/2026) dengan penuh kehangatan.
Pada hari pertama Ramadan tersebut, disalurkan 600 paket sembako dari Baznas Kabupaten Sragen serta 20 Al-Qur’an dari Kementerian Agama Kabupaten Sragen.
Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus sarana menyampaikan program pembangunan secara langsung.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Sragen, kegiatan diawali dengan Dhuhur Keliling di Masjid Wuslatul Muslim, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon.
Dalam sambutannya, Bupati Sigit menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten Sragen. Menurutnya, terdapat 139 titik jalan rusak yang telah lama membutuhkan penanganan.
“Saat ini ada 139 titik jalan rusak yang perlu segera ditangani. Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dengan pengalokasian anggaran yang tepat,” ujarnya.
Baca juga: Sragen Cetak Rekor Dunia! 10.000 Porsi Sambel Tumpang
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ashar Keliling di Masjid Miftahul Jannah, Desa Somomorodukuh, Kecamatan Plupuh.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sigit menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui kepatuhan membayar pajak.
“Pembangunan jalan, jembatan, dan penerangan jalan berasal dari pajak masyarakat. Jangan terpengaruh ajakan untuk tidak membayar pajak. Pajak adalah bentuk gotong royong kita demi kemajuan Kabupaten Sragen,” tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadhan mendapat sambutan hangat dari warga. Sariyem (64), warga Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pembagian sembako serta kehadiran langsung kepala daerah.
“Saya merasa senang sekali dan sangat terbantu. Semoga kegiatan ini terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Melalui Safari Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten Sragen berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan warga.***
































