BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan bagi ibu-ibu Majelis Taklim Asy-Syifa, Desa Luwung, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, meskipun kegiatan tersebut bertepatan dengan hari libur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian penyuluh dalam memperkuat pemahaman keagamaan dan ketahanan keluarga di masyarakat.
Materi pembinaan mengangkat tema “Ikhlas sebagai Pondasi Keharmonisan Rumah Tangga”, yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Mandiraja, Hendriyanto.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa keikhlasan merupakan unsur penting dalam membangun keluarga yang rukun dan penuh keberkahan.
“Ikhlas membuat pasangan mampu menerima kekurangan satu sama lain. Dengan hati yang lapang, berbagai tantangan rumah tangga dapat dihadapi bersama dan diselesaikan dengan cara yang lebih bijaksana,” ungkap Hendriyanto.
Baca juga: Prodi PBI UNSOED dan Rumah Baca Purnama Kenalkan Literasi Finansial untuk Anak Sejak Usia Dini
Ketua Majelis Taklim Asy-Syifa, Tri Jumiati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh yang tetap memberikan bimbingan meskipun di hari libur.
“Kami sangat berterima kasih. Materi tentang keikhlasan ini sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu untuk memperkuat keharmonisan keluarga. Kehadiran penyuluh selalu kami nantikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Mandiraja, Musobihin, memberikan dukungan penuh atas kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh Mandiraja tersebut.
“Kami mengapresiasi dedikasi para penyuluh yang tidak hanya menjalankan tugas pada hari kerja, tetapi juga tetap hadir melayani masyarakat di hari libur. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pembinaan keagamaan,” tegasnya.
Kegiatan pembinaan ditutup dengan sesi tanya jawab dan refleksi. Dalam sesi tersebut, para peserta berbagi pengalaman mengenai penerapan keikhlasan dalam kehidupan rumah tangga, mulai dari komunikasi keluarga hingga pengelolaan perbedaan pendapat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya nilai keikhlasan sebagai fondasi keluarga sakinah serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.*** (F/M)




























