Palu, KABAR-DESAKU.COM – Memelihara akhlak dan perilaku dengan siapapun dan di manapun adalah tuntutan dan tuntunan dasar kita semua dalam beradab.
Apapun suku bangsa kita, apapun agama kuta, apapun juga profesi kita, tetap kita jaga bersama persatuan dan kesatuan kita karena NKRI terdiri dari berbagai suku bangsa, budaya, dan agama.
Sesungguhnya bukan hanya Islam, namun dalam setiap agama pasti mengajarkan untuk saling menghormati, saling menghargai dan saling menjaga kerukunan meski dalam perbedaan.
Tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan untuk saling membenci dan menyakiti sesama umat.
Baca juga: Rayakan HUT Ke 79 RI, Kolam Cinta Petuguran Banjarnegara Gratiskan Tiket Masuk
Maka tidaklah terlalu berlebihan kiranya ketika gelaran Gema Shalawat Kemerdekaan yang berkumandang di kediaman Ahmad Ali, Palu, Sabtu malam, (17-08-2024), merupakan kegiatan yang sangat positif, mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, hidup rukun tanpa memandang suku bangsa, ras maupun agama.
Menurut hemat penulis, melalui acara ini, sekaligus menanamkan Kebhinekaan kepada masyarakat sangatlah penting karena Indonesia adalah negara majemuk yang memiliki keberagaman yang tak dimiliki negara lain.
Dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kewajiban setiap umat beragama, karena keamanan dan keimanan merupakan dua unsur yang memiliki keterkaitan yang sangat erat.
Sebab dengan keimanan setiap umat maka akan tercipta keamanan yang kuat, begitu juga sebaliknya dengan keamanan yang terjamin maka akan memberikan rasa aman untuk beribadah sesuai dengan keimanan kita masing-masing.
Dan terpenting adalah, melalui gelaran Gema Shalawat Kemerdekaan ini, rasa cinta tanah air harus dimiliki oleh setiap insan, meski saat ini Indonesia mempunyai berbagai senjata canggih, namun ada senjata yang lebih canggih yakni Rasa Cinta Tanah Air itu sendiri.
Dengan semakin banyak bersholawat, Provinsi Sulawesi Tengah dapat menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Dan tak kalah pentingnya adalah mempererat tali persaudaraan. Sehingga dengan gema shalawat ini dapat menumbuh kembangkan semangat dan pengembangan ukhuwah islamiyah, ukhuwah watoniah agar lebih mempertebal iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Selanjutnya sebagaimana niat Ahmad Ali yang telah berketetapan hati menjadi Calon Gubernur Sulawesi Tengah periode 2024-2029, bertekad bersama – sama masyarakat Sulteng membangun dan mewujudkan Provinsi Sulawesi Tengah yang mulia, makmur, dan sejahtera.
Karena pastinya membangun di sini bukan hanya infrastruktur saja, namun juga membangun karakter sebuah bangsa.
Semua ini agar masyarakat dapat hidup rukun, aman, damai serta dapat mengamalkan ajaran agama.
Maka dengan digelarnya Gema Shalawat Kemerdekaan di kediaman Ahmad Ali ini, menjadi harapan ke depannya buat masyarakat Sulteng dapat semakin aman, damai dan sejahtera.
Kita semua juga berharap dan bertekad apabila timbul gesekan–gesekan di tengah-tengah masyarakat jelang Pilgub Sulteng ini, agar jangan terlalu dihiraukan.
Patut kiranya Ahmad Ali mengajak agar masyarakat Sulteng dapat bersatu padu, hidup gotong royong dan saling membantu satu dengan yang lain.
Insya Allah, dengan hadirnya para Habib dan Syekh di acara ini, akan dapat menyejukkan dan meneduhkan hati yang berhadir secara langsung dan menyatu ke seluruh masyarakat Sulteng.

Masyarakat tumpah ruah penuh khidmat bersholawat
Masyarakat harus memaklumi, bahwa dengan terbatasnya tempat yang digunakan untuk acara bershalawat ini, tidak mengurangi sedikitpun hikmah maupun manfaat yang didapat.
Allah SWT mengangkat semua musibah dan digantikan dengan kenikmatan serta keberkahan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Semoga dengan majelis ini, Allah SWT memudahkan semua urusan Ahmad Ali khususnya dan masyarakat Sulteng umumnya dalam menjalankan ketaatan dan menjauhi segala kemaksiatan.
Dengan izin Allah Allah SWT mengangkat semua penyakit dan menggantikannya dengan kesehatan. Dengan majelis ini, semoga dimudahkan rezeki yang halal, berkah dan penuh rahmat.
Sehingga semua anak cucu menjadi shaleh dan shalihah, anak–anak cucu yang pandai, cerdas, dan ahli Al Qur’an.
Semoga seluruh masyarakat yang ikut majelis ini, mendapat keberkahan dari Allah SWT.***
Barakallah yaa Rabb…
BERSAMBUNG
Ditulis Oleh : Maulana Maududi (Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Central Analisa Strategis – DPP CAS)





























One thought on “Senandung Gema Shalawat Kemerdekaan di Kediaman Ahmad Ali, Demi Menjaga Interaksi Persatuan dan Kesatuan NKRI di Sulteng (Jilid 34)”