Siswa Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan Wujudkan “Taman Cerdas Edukatif” Lewat Program P8 Kokurikuler

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM Program Pembelajaran P8 Kokurikuler di SMP Negeri 1 Punggelan kembali menghadirkan inovasi menarik melalui tema “Taman Cerdas Edukatif”.

Pada tahun pelajaran ini, siswa kelas 8D menjadi peserta aktif yang terlibat dalam berbagai kegiatan bercocok tanam di lingkungan sekolah.

Kegiatan bertujuan membangun karakter peduli lingkungan, cinta kebersihan, serta melatih kecakapan hidup (life skill) siswa dalam mengelola tanaman secara mandiri.

Sejak awal semester, siswa telah memulai praktik menanam sayur bayam dan aneka bunga di Taman Sekolah yang menjadi pusat kegiatan pembelajaran luar ruang.

Selain itu, mereka juga menanam berbagai jenis tanaman produktif seperti kangkung, caisim, terong, seledri, cabai, dan beberapa tanaman lainnya di Green House sekolah.

Baca juga: Prodi PBI UNSOED dan Rumah Baca Purnama Kenalkan Literasi Finansial untuk Anak Sejak Usia Dini

Area Green House tersebut kini menjadi laboratorium mini tempat siswa belajar proses pembibitan, perawatan, hingga pemanenan.

Tidak berhenti di situ, siswa juga dilibatkan dalam penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe.

Siswa Kelas 8D SMP Negeri 1 Punggelan sedang merawat tanaman jahe

Penanaman jahe dilakukan di lahan kosong yang berada di samping kelas, sehingga menciptakan pemanfaatan ruang yang lebih efektif.

Dengan cara ini, siswa belajar mengenai manfaat tanaman herbal sekaligus pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ini berada di bawah koordinator Aris Dedi Pranoto, yang memantau jalannya seluruh agenda lapangan.

Baca juga: SMP Negeri 1 Mandiraja Gelar Sosialisasi Literasi untuk Bangun Karakter Cerdas dan Berintegritas

Sementara proses pembelajaran teknis dibimbing langsung oleh pendamping P8 Kokurikuler Widijati, serta wali kelas 8D Ibu Sri Muryanti.

Pada Jumat (5 Desember 2025), tim redaksi melakukan wawancara singkat dengan kedua pendamping kegiatan tersebut.

Menurut Widijati, kegiatan P8 Kokurikuler ini tidak hanya berfokus pada hasil tanaman, tetapi lebih pada proses pembelajaran dan karakter siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk siswa yang telaten, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta terhadap lingkungan. Mereka belajar dari nol, mulai dari memilih bibit, menanam, hingga merawat. Anak-anak jadi lebih disiplin dan senang karena bisa melihat hasil kerja mereka sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Sosialisasi MPLS 2025 SMP Negeri 1 Purwareja Klampok, Wujud Kerja Sama Sekolah dan Orang Tua

Sementara itu, wali kelas 8D Sri Muryanti, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mempererat kerja sama antar siswa.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka bekerja dalam kelompok sehingga menumbuhkan kebersamaan dan saling membantu. Selain belajar teori di kelas, mereka juga mendapatkan pengalaman nyata di lapangan, dan ini sangat penting untuk perkembangan karakter mereka,” jelasnya saat ditemui di area Taman Sekolah.

Untuk memastikan program berjalan optimal, pemantauan dan evaluasi kegiatan dilakukan secara rutin setiap minggu oleh Kepala SMP Negeri 1 Punggelan, Heru Prihanto.

Kehadiran kepala sekolah dalam monitoring mingguan menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan kualitas pembelajaran P8 Kokurikuler.

Paguyuban orang tua dari kelas 8 D SMP N 1 Punggelan juga turut berpartisipasi membantu dalam perawatan tanaman di taman kelas 8 D.

Dengan adanya program “Taman Cerdas Edukatif”, sekolah berharap siswa tidak hanya memahami materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengaplikasikan langsung keterampilan bercocok tanam, memahami manfaat tanaman bagi lingkungan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap fasilitas sekolah.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *