BANDUNG, KABAR-DESAKU.COM — Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) MI Muhammadiyah Masaran, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, kini memasuki momen penting dalam perjalanan mereka di Liga Merah Putih 2025.
Setelah tiba di Bandung, para pemain muda tersebut dipastikan siap menjalani laga perdana pagi ini, Sabtu (6 Desember 2025) pukul 09.00 WIB.
Suasana penuh fokus tampak sejak pagi hari. Para pemain telah melakukan pemanasan dan briefing taktik yang dipimpin langsung oleh tim pelatih untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.
Kepala MI Muhammadiyah Masaran, Sarmanto, memastikan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi prima dan telah melalui persiapan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
“Alhamdulillah kondisi anak-anak siap bertanding pagi ini pukul 09.00. Kami mohon doa dari semua pihak agar para pemain diberikan kelancaran, keselamatan, dan hasil yang terbaik,” ujar Sarmanto.
Baca juga: Prodi PBI UNSOED dan Rumah Baca Purnama Kenalkan Literasi Finansial untuk Anak Sejak Usia Dini
Pelatih SSB MI Muhammadiyah Masaran, Coach Misno, menyampaikan bahwa pertandingan pertama merupakan ujian mental sekaligus momentum penting untuk menentukan arah perjalanan tim dalam turnamen.
“Kami sudah mempersiapkan anak-anak dengan matang. Fokus utama kami pagi ini adalah menjaga disiplin, bermain sesuai skema, dan tidak terburu-buru. Kami ingin mereka menikmati permainan, karena ketika mereka menikmati prosesnya, hasil baik akan mengikuti,” ujar Coach Misno.

Pembukaan Liga Merah Putih dibuka secara resmi oleh Presiden Liga Bola Mandiri.
Ia menambahkan bahwa dirinya menekankan pentingnya komunikasi antar pemain, kerja sama tim, serta keberanian mengambil keputusan di lapangan.
“Anak-anak sudah kami latih untuk lebih percaya diri. Lawan pasti berat, tapi kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi—kami ingin memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Baca juga: SSB MI Muhammadiyah Masaran Resmi Diberangkatkan ke Liga Merah Putih 2025 di Bandung
Sejak dilepas secara resmi pada Jumat (5 Desember 2025) oleh tokoh Muhammadiyah, aparatur desa, dan para orang tua murid, dukungan terhadap tim terus mengalir.
Semangat itu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain dalam menghadapi laga pertama mereka. Menurut Sarmanto, dukungan moral dari orang tua merupakan kekuatan utama tim.
“Perjuangan ini bukan hanya milik pemain dan pelatih, tetapi milik seluruh keluarga besar MI Muhammadiyah Masaran,” ungkapnya.
Seluruh biaya keikutsertaan tim dalam turnamen ini ditanggung oleh wali murid. Hal tersebut menjadi bukti nyata perhatian dan dukungan mereka terhadap pengembangan bakat anak-anak di bidang olahraga.
Meski membawa harapan besar untuk mengharumkan nama sekolah, pelatih menegaskan bahwa target utama adalah bermain lepas dan menunjukkan perkembangan dari latihan selama ini.
Baca juga: PD Muhammadiyah Banjarnegara Lantik 8 Kepala Madrasah di PP Ahmad Dahlan Desa Kecepit Punggelan
Dengan persiapan matang, dukungan penuh, dan semangat pantang menyerah, SSB MI Muhammadiyah Masaran siap mengawali langkah mereka di Liga Merah Putih 2025. Laga perdana pukul 09.00 WIB pagi ini akan menjadi penentu langkah berikutnya bagi tim muda yang penuh potensi ini.***



























