PURBALINGGA, KABAR-DESAKU.COM – SMP Negeri 1 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Masjid Sekolah SMP Negeri 1 Kutasari.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari upaya penguatan iman dan pembentukan karakter pelajar.
Sebelum rangkaian acara inti dimulai, kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama sebagai bentuk penguatan literasi Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Suasana religius semakin terasa dengan penampilan hadroh SMP Negeri 1 Kutasari yang membawakan lantunan shalawat, menambah kekhidmatan sekaligus menumbuhkan kecintaan warga sekolah kepada Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Tumbuh Luhur, Berprestasi Unggul: SMP Negeri 1 Kutasari Rayakan Puncak Hari Jadi ke-42
Plt Kepala SMP Negeri 1 Kutasari, Priyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan pondasi spiritual yang sangat penting bagi umat Islam, khususnya bagi para pelajar.
Ia menegaskan bahwa dari peristiwa agung inilah Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu sebagai sarana pembinaan iman, penguatan akhlak, serta pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Priyanto menjelaskan bahwa shalat bagi pelajar tidak hanya bernilai ibadah ritual, tetapi juga menjadi latihan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran.

Ustadz Muhammad Imron,, saat menyampaikan ceramahnya
Hal tersebut selaras dengan tema kegiatan, “Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW: Pondasi Iman bagi Pelajar yang Luhur dan Unggul”, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara iman, akhlak, dan prestasi belajar.
Kegiatan peringatan Isra Mikraj ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Muhammad Imron. Dalam ceramahnya, ia menguraikan makna perjalanan Isra dan Mikraj Rasulullah SAW sebagai bentuk penguatan iman di tengah ujian berat yang dihadapi Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, hikmah utama Isra Mikraj adalah perintah shalat lima waktu yang menjadi pondasi iman dan penuntun akhlak umat Islam.
Ustadz Muhammad Imron menekankan bahwa shalat yang dijaga dengan baik akan membentuk karakter pelajar yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.
Ia juga mengajak peserta didik untuk menjadikan ibadah sebagai sumber kekuatan dalam menuntut ilmu serta bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, SMP Negeri 1 Kutasari berharap nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia yang disampaikan dapat diimplementasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam membina generasi pelajar yang luhur dalam akhlak, unggul dalam prestasi, serta kokoh dalam iman.***




























