BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kali ini, KUA Mandiraja melaksanakan layanan jemput bola perekaman biometrik (bio visa) bagi Chotimah Dimyati, calon jamaah haji tahun 2026 asal Desa Candiwulan, Kecamatan Mandiraja, yang mengalami kendala kesehatan sehingga tidak memungkinkan datang langsung ke kantor KUA.
Kegiatan pelayanan jemput bola ini dilaksanakan langsung di kediaman Chotimah Dimyati oleh Mariyah, petugas layanan haji KUA Mandiraja, bersama Feti Sulistiani, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja. Keduanya didampingi dan mendapat arahan dari Kepala KUA Mandiraja, H. Musobihin.
Dalam keterangannya, H. Musobihin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan prima dan humanis yang terus dikembangkan oleh KUA Mandiraja.
“Kami ingin memastikan seluruh calon jamaah haji mendapat pelayanan yang sama, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu. Prinsipnya, pelayanan itu harus mendatangi umat, bukan menunggu umat datang,” ujar Musobihin, pada Rabu (12/11/2025).
“Dengan program jemput bola seperti ini, kami berharap tidak ada jamaah yang tertunda keberangkatannya hanya karena kendala administrasi,” tambahnya.
Mariyah, selaku petugas KUA yang melakukan perekaman biometrik, menjelaskan bahwa proses bio visa di rumah calon jamaah haji dilakukan menggunakan perangkat portabel yang sama dengan di kantor.
“Alhamdulillah, perekaman berjalan lancar. Kami mengambil data biometrik berupa foto wajah, sidik jari, dan retina mata. Semua data langsung terintegrasi ke sistem pusat. Meski dilakukan di rumah, kualitas dan keamanannya tetap sama,” ungkap Mariyah.
Sementara itu, Feti Sulistiani, Penyuluh Agama Islam yang turut mendampingi proses tersebut, menambahkan bahwa pelayanan jemput bola ini juga menjadi sarana silaturahmi dan penguatan spiritual bagi jamaah.
“Kami turut memberikan dukungan moral dan doa agar Ibu Chotimah senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani persiapan menuju Tanah Suci. Semangat beliau untuk tetap melengkapi syarat keberangkatan meski dalam kondisi sakit patut menjadi teladan,” tutur Feti.
Di sisi lain, Chotimah Dimyati, calon jamaah haji penerima layanan jemput bola, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh petugas KUA Mandiraja.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Musobihin dan seluruh petugas KUA yang datang ke rumah saya. Walaupun kondisi saya belum sehat, saya tetap bisa menyelesaikan proses bio visa. Semoga Allah membalas semua kebaikan dan memudahkan langkah kita menuju Baitullah,” ujar Bu Chotimah dengan mata berkaca-kaca.
Melalui kegiatan ini, KUA Mandiraja kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh kepedulian, terutama bagi jamaah haji yang membutuhkan perhatian khusus.***




























