BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja menggelar kegiatan perdana Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengantin yang dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektoral bersama Puskesmas 1 Mandiraja, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini berlangsung di aula KUA Mandiraja dan diikuti oleh 15 pasang calon pengantin dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Mandiraja, salah satunya pasangan Muhadi Yusuf dan Hilmi Fatimah dari Desa Kertayasa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, yang menyampaikan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan calon pengantin membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
“Kami ingin memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon pengantin. Melalui sinergi dengan pihak Puskesmas, para peserta mendapatkan wawasan tentang kesehatan reproduksi, mental, dan keluarga berencana, sehingga mereka benar-benar siap lahir dan batin dalam membina rumah tangga,” ujar Musobihin, Kepala KUA Mandiraja.
Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Hendriyanto, dengan tema “Membangun Keluarga Sakinah di Era Digital”.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, tanggung jawab, serta menjaga keutuhan rumah tangga di tengah tantangan media sosial.
“Suami-istri harus saling menghargai, terbuka, dan bijak dalam menggunakan teknologi. Jangan biarkan media sosial menjadi sumber konflik rumah tangga,” ungkap Hendriyanto dalam penyampaiannya.
Materi kedua dibawakan oleh Sri Yuliningsih dari Puskesmas 1 Mandiraja, dengan topik “Kesehatan Reproduksi dan Perencanaan Keluarga Sehat”.
Sri Yuliningsih menjelaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum menikah, serta bagaimana menjaga kesehatan reproduksi agar keluarga tetap harmonis dan produktif.
“Kesehatan reproduksi bukan hanya urusan medis, tapi juga kesiapan emosional dan dukungan pasangan. Semoga para calon pengantin bisa mempraktikkannya dalam kehidupan berkeluarga nanti,” terang Sri Yuliningsih dalam sesi materinya.
Baca juga: KUA Mandiraja Lakukan Jemput Bola Perekaman Bio Visa bagi Calon Haji yang Terkendala Kesehatan
Sementara itu, pasangan peserta Muhadi Yusuf dan Hilmi Fatimah dari Desa Kertayasa menyampaikan rasa syukur dan kesan positif setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu. Banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama tentang komunikasi suami istri dan menjaga kesehatan bersama. Terima kasih kepada KUA dan Puskesmas yang sudah membimbing kami,” ujar Muhadi Yusuf, yang diamini oleh Hilmi Fatimah.
Kegiatan Bimbingan Perkawinan lintas sektoral ini bertujuan untuk:
- Membekali calon pengantin dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam membangun keluarga yang harmonis dan berketahanan.
- Menguatkan kolaborasi lintas sektor antara KUA Mandiraja dan Puskesmas 1 Mandiraja dalam mendukung program pemerintah tentang Keluarga Sehat dan Ketahanan Keluarga.
- Meningkatkan pemahaman calon pengantin mengenai pentingnya kesehatan reproduksi, komunikasi pasangan, serta nilai-nilai agama dalam kehidupan rumah tangga.
- Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta dan akan dijadikan program rutin bulanan oleh KUA Mandiraja dengan melibatkan berbagai instansi, seperti PLKB, penyuluh agama, dan tenaga kesehatan, agar pembinaan calon pengantin di Kecamatan Mandiraja semakin optimal.
Baca juga: Bimbingan Perkawinan di KUA Wanayasa Banjarnegara: Bekal Berharga untuk Membangun Keluarga Sakinah
Melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) litas sektoral ini diharapkan menjadikan semakin kokoh dan kuatnya pernikahan menuju keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah, sejahtera lahir dan batin.***

























