BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Seminar Nasional Kebangsaan dengan tema “Menjaga Kedaulatan Bangsa melalui Ketahanan Pangan: Pilar Utama Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Kencana Room Hotel Surya Yudha Banjarnegara, pada 29 Desember 2025.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, yakni Musichah Setiasih, Kepala Bidang Ketahanan Bangsa Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah; Prof. Totok Agung Dwi Haryanto, Akademisi dan Peneliti Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto; Firman Sapta Ady, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara; serta Maman Fansyah, Praktisi dan Aktivis Lingkungan Hidup.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Banjarnegara yang diwakili oleh Anang Sutanto, Asisten Pemerintahan Setda Banjarnegara.
Dalam sambutannya, Anang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Dies Natalis Ke-78 HMI, MD KAHMI Banjarnegara Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi
Ketua Panitia, Indra Hari Purnama, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jawa Tengah, pengurus dan anggota MD KAHMI Banjarnegara, Kader-kader HMI, organisasi kepemudaan, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi se-Kabupaten Banjarnegara.
“Acara seminar nasional kebangsaan ini diikuti oleh 100 orang peserta dan didominasi oleh pemuda. Pemuda saat ini harus sudah berbuat, jangan menunggu jadi penerus. Jika ingin perubahan, maka sekarang saatnya pemuda berbuat, bukan hanya sebagai agen perubahan, tetapi sebagai pelaku perubahan,” ungkap Indra.

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Banjarnegara, Sugeng Purwito, menyampaikan bahwa hasil dan rekomendasi dari seminar ini akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.
“Hasil dari seminar ini akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten, harapannya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan,” jelas Sugeng.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan, pada kesempatan tersebut MD KAHMI Banjarnegara juga membagikan bibit pohon kepada seluruh peserta, sebagai simbol komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.***




























