BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Setiap tahun, Pasar Ramadhan di Jalan Dipayudha, Banjarnegara, selalu menjadi pusat perhatian warga yang ingin berburu takjil dan hidangan berbuka puasa.
Sejak pukul 15.00 WIB, kawasan ini berubah menjadi surga kuliner yang dipadati pembeli.
Namun, lebih dari sekadar tempat mencari makanan berbuka, keberadaan pasar ini juga memiliki dampak besar bagi perekonomian masyarakat.
Pasar Ramadan bukan hanya ajang berburu takjil, tetapi juga menjadi peluang emas bagi para pedagang musiman.
Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk menjual berbagai jenis makanan dan minuman, dari gorengan, es buah, kolak, hingga lauk-pauk siap santap.
Baca juga: Redmi Note 13 5G vs Samsung Galaxy M15, Siapa Jagoan Gaming di Kelas Rp2 Jutaan?
Harga yang terjangkau, mulai dari Rp1.000-an, menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pasar ini semakin ramai.
Sari, seorang pembeli setia, mengungkapkan bahwa Pasar Ramadhan Dipayudha sudah menjadi tradisi yang selalu ia nantikan setiap tahunnya.
“Selain banyak pilihan makanan, suasana Ramadhan makin terasa. Belanja di sini juga membantu pedagang kecil yang mengandalkan penghasilan dari pasar ini,” ujarnya, Rabu (12/3/2025).
Sementara itu, Ica, temannya, menambahkan bahwa Pasar Ramadhan juga memberikan keuntungan bagi mereka yang sibuk dan tidak sempat memasak.
“Banyak lauk siap makan, jadi tinggal beli dan langsung berbuka. Praktis dan harganya pun masih terjangkau,” kata Ica.
Baca juga: Surga Takjil di Pasar Ringin Karanggedang! Menu Andalan Buka Puasa yang Wajib Dicoba
Dari sisi pedagang, keberadaan pasar ini menjadi berkah tersendiri. Rini, salah satu pedagang takjil, mengaku pendapatannya meningkat signifikan selama Ramadan.
“Dalam sehari bisa dapat keuntungan dua kali lipat dibanding hari biasa. Banyak pembeli, jadi dagangan cepat habis,” katanya.
Pasar Ramadan juga memberikan efek domino bagi sektor ekonomi lainnya.
Seperti lahan parkir, penjual bahan baku, hingga penyedia tempat ikut merasakan manfaatnya.
Bahkan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjual kemasan makanan juga mengalami peningkatan penjualan.
Baca juga: Puasa Bikin Maag dan GERD Kambuh? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya!
Tidak hanya menjadi tempat belanja, Pasar Ramadhan Dipayudha juga menjadi simbol kebersamaan dan perputaran ekonomi yang semakin menggeliat selama bulan suci.
Dengan antusiasme warga yang terus meningkat, pasar Ramadhan ini akan terus menjadi tradisi yang menguntungkan bagi semua pihak.***




























