Zulkifli Hasan Kunjungi Desa Mandiraja Kulon Banjarnegara, Dorong Koperasi Desa Merah Putih dan Stabilitas Harga Pangan

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Jumat (23/1/2026). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Mandiraja Kulon, Kecamatan Mandiraja.

Dalam kunjungannya, Zulhas meninjau langsung pasar pagi Desa Mandiraja Kulon serta lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada tidak jauh dari Kantor Kepala Desa Mandiraja Kulon.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan penguatan ketahanan pangan hingga tingkat desa.

Zulhas menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia telah mencapai 21 ribu unit, dengan target pada tahun 2026 mampu menjangkau 82,8 juta penerima manfaat.

Baca juga: Presiden Prabowo Komitmen Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Seluruh Anak di Indonesia

Selain itu, Presiden Republik Indonesia juga menginstruksikan agar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dikawal secara serius sebagai pusat layanan terpadu desa yang berfungsi menampung, mengelola, dan menyalurkan produk-produk lokal masyarakat.

“Untuk Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan sebanyak 30.000 koperasi sudah beroperasi pada Maret 2026. KDMP ini akan diintegrasikan dengan SPPG untuk menyuplai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Zulhas.

Tak hanya soal penguatan kelembagaan desa, Zulhas juga menegaskan pentingnya stabilitas harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok, terutama menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.

“Harga-harga tidak boleh naik, harus stabil. Pemerintah daerah harus turun langsung memantau kondisi pasar dan memastikan stok aman,” tegasnya.

Baca juga: Wamendes Ariza Patria: Koperasi Desa Merah Putih Solusi Tingkatkan Ekonomi Desa

Sementara itu, Kepala Desa Mandiraja Kulon, Suwaryo, menyambut baik kunjungan Menko Bidang Pangan tersebut dan menilai arahan yang disampaikan sejalan dengan visi kemandirian desa yang tengah dibangun pemerintah desa.

“Apa yang disampaikan Pak Menteri menjadi penguat bagi kami di desa. Masyarakat harus memiliki jiwa kemandirian, tidak terus bergantung pada bantuan dari pusat,” ujar Suwaryo saat dihubungi.

Menurutnya, Desa Mandiraja Kulon terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kami ingin desa mampu berdiri di atas kaki sendiri. Dana Desa penting, tapi desa tidak boleh bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat. PAD harus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Potensi Koperasi Desa Merah Putih dalam Mengembangkan Ekonomi Rakyat

Lebih lanjut, Suwaryo menegaskan kesiapan Koperasi Desa Merah Putih Mandiraja Kulon untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan produksi masyarakat.

“KDMP Mandiraja Kulon siap menampung dan menyalurkan hasil pertanian serta hasil produksi masyarakat. Nantinya akan kami suplai ke SPPG untuk mendukung pemenuhan program Makan Bergizi Gratis. Ini peluang besar bagi petani dan pelaku usaha desa,” ungkapnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, Suwaryo berharap koperasi desa benar-benar menjadi wadah ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari desa.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *