BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Rumah Baca Purnama menyelenggarakan Workshop Fitrah Based Parenting pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta pegiat literasi dari berbagai komunitas di Kabupaten Banjarnegara.
Workshop ini menghadirkan Rusmanto, Ketua Pimpinan Wilayah HIMPAUDI Provinsi Jawa Tengah sekaligus Asesor BAN-PNF, sebagai narasumber utama.
Sementara itu, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Banjarnegara, Arief Rahman.
Dalam sambutan pembukaannya, Arief Rahman menyampaikan apresiasi kepada Rumah Baca Purnama serta komunitas literasi yang turut berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, di antaranya Cagar Literasi, Lare Aksara, Gubug Literasi, TBM Fadilah, dan Perpustakaan Ruang Sunyi.
Arief Rahman berharap kegiatan workshop ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para orang tua dan pendidik mengenai pentingnya pengasuhan anak, terutama di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.
Baca juga: MI Cokroaminoto Lengkong Gelar Kelas Parenting dan Cegah Bullying pada Anak
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua semakin sadar akan pentingnya pola asuh yang tepat agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal di era digital saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Indra Hari Purnama, Founder Rumah Baca Purnama, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan sebagai sarana belajar bagi para orang tua.
Menurutnya, parenting sering kali tidak memiliki ruang belajar formal, padahal perannya sangat krusial dalam pembentukan karakter anak.
“Parenting dan menjadi orang tua tidak ada sekolahnya. Apalagi di era digital, perlu pemahaman yang baik dalam mengendalikan penggunaan teknologi agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari,” jelas Indra.
Dalam pemaparan materinya, Rusmanto menekankan pentingnya mengembalikan fitrah anak sesuai tahap tumbuh kembangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peran orang tua dan pendidik sebagai teladan sangat menentukan keberhasilan pengasuhan.
“Satu teladan lebih baik daripada seribu nasihat. Anak-anak belajar paling efektif dari apa yang mereka lihat, bukan hanya dari apa yang mereka dengar,” tegas Rusmanto.
Workshop Fitrah Based Parenting ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan komunitas literasi dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat, aman, dan berkarakter.***


























