Penyuluh Agama Islam Mandiraja Kolaborasi dengan Kalibening dan Pandanarum Produksi Film Edukasi “Level Terakhir”

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak negatif kecanduan game online, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Islam dari Kalibening dan Pandanarum memproduksi sebuah film pendek edukatif berjudul “Level Terakhir”.

Film berdurasi kurang lebih 15 menit ini mengangkat kisah kehidupan sebuah keluarga sederhana, di mana kedua orang tua memiliki keterbatasan dalam memahami teknologi.

Di sisi lain, sang anak justru terjerat dalam dunia game online yang berlebihan hingga berdampak pada kehidupan sosial, pendidikan, dan hubungan keluarga.

Film ini disutradarai oleh Hendriyanto, Penyuluh Agama Islam dari Mandiraja, yang juga menjadi penggagas utama produksi film tersebut.

Baca juga: Semangat Tak Pernah Libur: Penyuluh Agama Islam Mandiraja Dampingi Ibu Majelis Taklim Bahas Ikhlas dalam Rumah Tangga

Proses pembuatan film dilakukan secara kolaboratif dengan semangat dakwah kreatif yang menyasar kalangan remaja usia sekolah.

Adapun tujuan pembuatan film pendek ini adalah sebagai media edukasi dan dakwah yang lebih menarik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Film ini diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang pentingnya bijak dalam menggunakan teknologi serta menjaga keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.

Rencananya, film “Level Terakhir” akan diputar dalam berbagai kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang diisi oleh para Penyuluh Agama Islam di sekolah-sekolah.

Dengan pendekatan visual dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini diharapkan dapat menyentuh hati dan memberikan pesan moral yang kuat.

“Film ini kami buat sebagai bentuk inovasi dalam berdakwah. Kami melihat fenomena kecanduan game online di kalangan remaja semakin memprihatinkan. Melalui film ini, kami ingin menyampaikan pesan secara halus namun mengena, agar para remaja lebih bijak dalam menggunakan teknologi,” terang Hendriyanto, Sutradara & Penyuluh Agama Islam Mandiraja.

Baca juga: Metode Mengajar Ala Rasulullah Menjadi Tema Parenting di BA Aisyiyah Desa Gununglangit Banjarnegara

Sementara itu Sarwono, Penyuluh Agama Islam Kalibening menambahkan,
“Kolaborasi ini menjadi langkah positif dalam menyatukan ide dan semangat dakwah lintas wilayah. Harapannya, film ini bisa menjadi media refleksi bagi para siswa dan juga orang tua.”

Pada kesempatan yang sama, Yulis, Penyuluh Agama Islam Pandanarum menyampaikan keinginannya menghadirkan dakwah yang lebih segar dan relevan dengan kondisi saat ini.

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang lebih segar dan relevan dengan kondisi saat ini. Film ini bukan hanya hiburan, tetapi sarana edukasi yang penuh makna.”

Dengan hadirnya film “Level Terakhir”, diharapkan peran penyuluh agama semakin adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *