Pacu Industri Kreatif, Rumah Baca Purnama Cetak Kreator Konten dan Storyteller Digital di Banjarnegara

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Di tengah pesatnya penetrasi dunia digital, Rumah Baca Purnama mengambil langkah progresif dengan mencetak generasi muda Banjarnegara menjadi kreator konten yang adaptif dan kreatif.

Melalui pelatihan videografi dan digital storytelling, pusat literasi ini berkomitmen mengubah peran anak muda dari sekadar konsumen digital menjadi produsen karya visual yang berdampak luas.

Pelatihan intensif ini diikuti secara antusias oleh lintas generasi, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para penggerak komunitas kreatif lokal di Banjarnegara, selama dua hari (Jum’at – Sabtu, 22-23 Mei 2026).

Bukan sekadar pelatihan teknis biasa, para peserta dibekali dengan hulu ke hilir proses produksi konten modern.

Mereka dibimbing langsung untuk menguasai teknik pengambilan gambar (cinematography), merancang struktur narasi yang memikat (storytelling), hingga seni menyunting gambar (editing video) yang relevan dengan tren media sosial saat ini.

Baca juga: Kuota Membludak, 45 Peserta Ikuti Pelatihan Videografi Gratis Rumah Baca Purnama Banjarnegara

Langkah ini dirancang bukan tanpa alasan. Penguasaan digital storytelling dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang ekonomi baru di sektor industri kreatif, sekaligus menjadi media strategis untuk mempromosikan potensi daerah.

Melalui lensa kamera anak muda, kekayaan budaya, pesona wisata, dan denyut nadi aktivitas masyarakat Banjarnegara dapat dikemas menjadi narasi visual yang memikat audiens global.

Menjalin Sinergi Multi-Sektor

Pendiri (Founder) Rumah Baca Purnama, Indra Hari Purnama, menegaskan bahwa gerakan ini memerlukan daya dukung yang luas.

Untuk itu, pihaknya membuka ruang kolaborasi selebar-lebarnya demi memastikan ekosistem kreatif di Banjarnegara dapat tumbuh berkelanjutan.

rumah baca purnama

“Rumah Baca Purnama ingin bersinergi dengan siapa saja. Kami merangkul pemerintah, komunitas kreator konten, pelajar, rekan-rekan mahasiswa, hingga pondok pesantren. Tujuannya satu: bergotong royong mengangkat nama Banjarnegara ke panggung nasional bahkan internasional melalui karya-karya kreatif yang autentik,” tegas Indra, Jumat (22/5/2026)

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banjarnegara, Arief Rahman, mengapresiasi pelatihan videografi yang digelar Rumah Baca Purnama bersama PLN Peduli dan Komite Ekraf Banjarnegara.

Menurut Arief, perkembangan teknologi digital menuntut masyarakat untuk mampu menyampaikan informasi secara lebih menarik dan komunikatif melalui media visual.

“Gambar bisa bercerita. Dengan video, pesan bisa lebih mudah diterima dan lebih menarik bagi masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan pelatihan videografi bertajuk Belajar Membuat Video Kreatif dan Profesional.

Ia menilai pelatihan seperti ini menjadi langkah penting dalam memperkuat literasi visual di tengah perkembangan era digital yang semakin cepat.

Baca juga: Sinergi PLN Peduli dan Rumah Baca Purnama, Nyalakan Lentera Literasi dan Ekonomi Kreatif di Banjarnegara

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi secara positif akan memberikan dampak besar bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Dengan alat sederhana jika dimanfaatkan menjadi alat positif, maka akan berguna bagi orang lain,” katanya.

Arief juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda ke depan akan semakin berat sehingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi hal yang wajib dimiliki.

“Kita harus menggandeng diri dengan kemajuan. Pelatihan ini menjadi titik awal untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin guna memperkaya kapasitas diri,” tambahnya.

Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta lintas usia dari berbagai kecamatan di Banjarnegara. Materi hari pertama disampaikan Aziz Arifianto yang membahas teknik videografi kreatif dan pentingnya storytelling dalam membangun video yang kuat dan bermakna. Dihari kedua materi disampaikan oleh Darno (Satelit TV) yang memberikan materi tentang video jurnalistik.

dalam kesempatan tersebut juga dihadiri dari PT PLN UIT JBT UPT Purwokerto turut memberikan materi sosialisasi manfaat dan bahaya listrik, keselamatan kerja kelistrikan, dan obvitnas yang disampaikan oleh Khasan Abda dan tim.

Melalui inisiatif ini, Rumah Baca Purnama menaruh harapan besar agar pemanfaatan media digital di kalangan generasi muda bergeser ke arah yang lebih positif dan produktif.

Kreativitas yang berakar dari kearifan lokal Banjarnegara ini diharapkan tidak hanya melahirkan konten yang viral, tetapi juga karya-karya inovatif dan inspiratif yang mampu membawa perubahan nyata bagi daerah.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *