BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Calon jemaah haji asal Mandiraja Kulon, Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Athaya Ridha Prikusuma, yang tercatat sebagai salah satu jemaah termuda tahun ini dengan usia 23 tahun.
Athaya, yang berlatar belakang pendidikan S2, telah menuntaskan proses perekaman biometrik Bio Visa pada hari ini.
Athaya Ridha Prikusuma, gadis cerdas asal Desa Mandiraja Kulon, hari ini mengukir sejarah yang menggemparkan.
Di saat ribuan orang mengantre puluhan tahun, Athaya, yang baru berusia 23 tahun dan memegang gelar Lulusan S2, secara resmi menyelesaikan tahapan krusial keberangkatan haji, Perekaman Biometrik Bio Visa di Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja.
Kecepatan Athaya dalam menunaikan Rukun Islam kelima ini sontak menjadi perbincangan terhangat. Berbekal ilmu yang tinggi dan perencanaan matang, ia membuktikan bahwa haji tidak harus menunggu usia senja.
Athaya Ridha Prikusuma merupakan contoh inspiratif bagi generasi muda Muslim Indonesia untuk mulai merencanakan ibadah haji sejak dini.
”Kami menyambut gembira dan memberikan apresiasi. Athaya menunjukkan bahwa ibadah haji bukan hanya milik mereka yang berusia lanjut, tetapi juga bisa diwujudkan oleh generasi muda yang cerdas, terencana, dan memiliki kesiapan spiritual serta finansial yang matang,” ujar Musobihin, kepala KUA Mandiraja , Kamis (13/11).
Kepala PHU menambahkan, agar masyarakat, terutama usia produktif, memanfaatkan layanan setoran awal haji. Hal ini penting mengingat semakin panjangnya masa tunggu keberangkatan.
”Lulusan S2 seperti Athaya telah membuktikan bahwa perencanaan masa depan, termasuk perencanaan ibadah haji, dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademis dan karier. Kami berharap kisah ini memotivasi para pemuda untuk segera mendaftar, sembari terus memupuk ilmu dan amal ibadah,” tambahnya.
Baca juga: KUA Mandiraja Lakukan Jemput Bola Perekaman Bio Visa bagi Calon Haji yang Terkendala Kesehatan
Kemenag juga mengimbau seluruh calon jemaah haji, khususnya yang berusia muda dan memiliki riwayat kesehatan baik, untuk terus menjaga kebugaran fisik dan mental.
“Proses manasik dan persiapan fisik adalah kunci. Kami berharap seluruh jemaah, tua dan muda, dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, sehat, dan meraih predikat Haji Mabrur,” tutup Kelala PHU.
Athaya Ridha Prikusuma (23), asal Mandiraja Kulon, saat ini telah menyelesaikan proses perekaman Bio Visa, menandakan kesiapan administratifnya untuk berangkat ke Tanah Suci.***




























