KABAR – DESAKU. COM – Tahukah Anda, kita pasti tidak pernah terlepas dari makan, minum, dan berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya, kita pasti akan mengalami perubahan bau mulut dari waktu ke waktu.
Di dalam Islam terdapat istilah “siwak”. Apa itu siwak? Siwak itu termasuk kesunahan wudhu. Rasulullah SAW., juga sangat menganjurkan kapada umatnya untuk bersiwak dalam setiap shalat.
لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي، لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Artinya, “Jika tidak memberatkan bagi umatku, maka aku akan menyuruh mereka untuk bersiwak setiap shalat,” (HR Abu Dawud).
Rasulullah SAW memandang kesehatan dan kebersihan mulut adalah sesuatu yang penting, sehingga beliau senantiasa menganjurkan pada isterinya untuk selalu menyiapkan siwak untuknya hingga akhir hayatnya.
Bahkan dalam sebuah riwayat lainnya, dari Ibn Syaibah, Rasulullah bersabda yang
artinya: Apabila seseorang berwudhu baik siang maupun malam dengan wudhu yang sempurna, kemudian bersiwak, lalu mengerjakan sholat, maka para malaikat akan mengerumuninya, mulut-mulut malaikat akan di dekatkan pada mulut-mulut orang tersebut
Baca Juga : Dingin Curug Pitu Bikin Terus Merindu, Temukan Di Desa Kemiri Banjarnegara
Biasanya, orang arab bersiwak dengan menggunakan kayu yang dikenal dengan nama kayu arok.
Zaman kini telah modern, pada umumnya masyarakat Indonesia menggunakan pasta dan sikat gigi untuk menghilangkan bau mulutnya. Apakah sikat dan pasta gigi termasuk media siwak?
Dalam kitab Fathul Qorib dijelaskan :
وَيُطْلَقُ السِّوَاكُ أَيْضًا عَلَى مَا يَسْتَاكُ بِهِ مِنْ أَرَاكٍ وَنَحْوِه
“Siwak adalah sesuatu yang digunakan untuk bersiwak berupa kayu arok atau semacamnya”
Jadi, sikat dan pasta gigi juga termasuk media bersiwak, sebab bisa digunakan untuk membersihkan dan menghilangkan bau mulut.
Baca Juga : Sambut Tahun Baru Islam dengan Gembira! Inilah Amalan Paling Utama Bulan Muharram
Bersiwak itu lebih disunahkan dalam 3 keadaan :
Ketika terjadi perubahan bau mulut sebab makan, minum, atau lainya
Ketika bangun tidur
Ketika akan mengerjakan shalat
Dalam bersiwak, seseorang disunahkan :
Berniat melakukan kesunahan
Menggunakan tangan kanan saat bersiwak
Memulai proses bersiwak dari mulut bagian kanan
Baca Juga : 8 Mahasiswa Magister Peternakan FPP UNDIP Asal Pakistan Lulus Tepat Waktu
Jadi, mulailah kita membiasakan diri menjalankan kesunahan rasulullah SAW., dimulai dari hal-hal keci, misalnya bersiwak.
Sebab hidup yang sangat singkat ini akan lebih bermakna dan penuh hikmah jika kita membiasakan diri menjalankan kesunahanya.
Oleh karena itu keikhlasan rasul, kita praktekan maka hidup akan lebih mulia disisi Allah SWT dan Rasul-Nya.***
(Ifana)




























3 thoughts on “Wajib Paham! Membersihkan Mulut Bagian dari Sunah, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qarib”