IAI Banjarnegara Segera Hadir, Buka Akses Kuliah Terjangkau bagi Ribuan Lulusan SMA

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Sebuah harapan baru bagi dunia pendidikan di Banjarnegara mulai menemukan jalannya. Rencana pendirian Institut Agama Islam (IAI) Banjarnegara kini memasuki tahap yang lebih nyata dengan terbentuknya Tim 69, sebuah tim yang akan menjadi penggerak sekaligus pondasi awal berdirinya perguruan tinggi tersebut.

Kabar tersebut disampaikan oleh Koordinator Genusa Universitas An Nur Lampung sekaligus calon Rektor Institut Agama Islam Banjarnegara, Puji Raharjo, pada Rabu (10/6/2026).

Menurut Puji, Tim 69 merupakan kelompok pendiri yang beranggotakan 69 orang dari berbagai latar belakang akademik.

Baca juga: Universitas Islam An Nur Lampung Siap Dirikan Institut Agama Islam Banjarnegara, Tawarkan Kuliah Terjangkau dan Hybrid

Mereka terdiri atas 16 calon doktor, 30 lulusan magister, dan 23 sarjana yang memiliki komitmen bersama untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat Banjarnegara.

“Tim ini akan menjadi pengawal sekaligus penggerak awal dalam proses pendirian Institut Agama Islam Banjarnegara. Kami berharap kampus ini dapat menjadi ruang baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Tidak hanya berfokus pada proses pendirian kampus, tim juga telah menyiapkan langkah besar dengan menargetkan hingga 3.000 mahasiswa baru pada tahun pertama penerimaan.

Bagi Puji, kehadiran kampus ini bukanlah semata-mata proyek pendidikan, melainkan sebuah ikhtiar untuk menghadirkan kesempatan yang lebih adil bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi.

Baca juga: Pacu Industri Kreatif, Rumah Baca Purnama Cetak Kreator Konten dan Storyteller Digital di Banjarnegara

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya dapat dinikmati oleh sebagian kalangan. Kampus ini hadir dengan semangat memberikan layanan pendidikan yang terjangkau, berkualitas, dan terbuka bagi semua. Bahkan ke depan, kami berupaya menyediakan program beasiswa penuh agar masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana, magister, bahkan doktor,” jelasnya.

Ia menilai kebutuhan akan perguruan tinggi di Banjarnegara masih sangat besar. Setiap tahun, ribuan lulusan SMA, SMK, dan MA lahir dari berbagai sekolah di daerah ini. Namun, tidak semuanya memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jumlah lulusan sekolah menengah setiap tahun mencapai lebih dari 5.000 orang. Sayangnya, hanya sebagian kecil yang mampu melanjutkan kuliah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk menghadirkan akses pendidikan yang lebih dekat dan lebih terjangkau,” katanya.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Puji berharap dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Syarikat Islam (SI).

Baca juga: “GERIMIS”, Film Pendek Banjarnegara yang Menggugah Hati: Tentang Kejujuran, Harga Diri, dan Kepedulian Sosial

Selain dukungan kelembagaan, ia juga berharap proses pembangunan kampus yang difasilitasi oleh Universitas An Nur Lampung dapat berjalan sesuai rencana dan mulai terealisasi pada tahun 2027.

Pada tahap awal, kegiatan pembelajaran direncanakan dilaksanakan secara daring agar dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.

Seiring perkembangan kampus, sistem pembelajaran akan dikembangkan menjadi model hibrida yang menggabungkan perkuliahan online dan tatap muka.

“Dengan sistem hibrida, masyarakat tetap dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa harus terkendala oleh jarak, waktu, maupun kesibukan pekerjaan. Kami ingin kampus ini benar-benar hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Kehadiran Institut Agama Islam Banjarnegara diharapkan tidak hanya menambah pilihan perguruan tinggi di daerah, tetapi juga menjadi jembatan bagi lahirnya generasi muda yang lebih berdaya, berilmu, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan semangat kolaborasi dan pemerataan akses pendidikan, kampus ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia Banjarnegara yang lebih maju dan berkelanjutan.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *