BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM – Rumah Baca Purnama Banjarnegara menggelar Workshop Anyaman dan Aneka Kerajinan Bambu pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Baca Purnama tersebut bertujuan mendorong lahirnya pelaku usaha baru di bidang kerajinan bambu sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Workshop menghadirkan praktisi sekaligus pelaku usaha kerajinan bambu dari D’Bantar Bamboo Craft, Warso, sebagai narasumber utama.
Dalam kesempatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai kerajinan bambu, tetapi juga wawasan tentang peluang pasar, strategi pemasaran, hingga potensi penghasilan dari usaha kerajinan bambu.
Selain memberikan pemaparan materi, Warso bersama tim juga melatih peserta secara langsung mengenai teknik dasar anyaman bambu serta pembuatan berbagai produk kerajinan lainnya.
“Dari pelatihan ini diharapkan akan memunculkan pelaku usaha di bidang bambu. Saya siap mendampingi hingga pemasaran, karena setiap bulannya puluhan ribu pesanan datang,” ungkap Warso.
Menurutnya, konsep usaha yang dibangun adalah sinergi antarperajin tanpa harus saling memonopoli pasar. Dengan kolaborasi tersebut, peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga diharapkan semakin terbuka luas.
Sementara itu, Founder Rumah Baca Purnama, Indra Hari Purnama, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni pelatihan satu hari. Pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan kepada peserta setelah workshop selesai.
“Meski pelatihan ini hanya berlangsung sehari, pasca pelatihan Rumah Baca Purnama siap mendampingi peserta hingga produk yang dihasilkan memenuhi standar dan dapat dipasarkan melalui kolaborasi dengan D’Bantar Bamboo Craft,” jelas Indra.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN UIT JBT yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Acara ini terselenggara berkat dukungan penuh PT PLN UIT JBT melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dipercayakan kepada Rumah Baca Purnama. Terima kasih PLN Peduli dan kepada semua pihak yang turut mensupport kegiatan ini,” ujar Indra.
Workshop tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara yang diwakili oleh Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf, Tri Mulyati. Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Desa Luwung, Yulia Minarsih, serta Ketua Komite Ekraf Kabupaten Banjarnegara, Kristiono Hadi Pranoto.
Melalui pelatihan ini, Rumah Baca Purnama bersama D’Bantar Bamboo Craft berharap dapat menciptakan ekosistem usaha kerajinan bambu yang berkelanjutan, membuka lapangan usaha baru, serta memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Banjarnegara.***




























