Perkuat Layanan Sosial, KUA dan Puskesmas 2 Mandiraja Teken MoU Strategis

BANJARNEGARA, KABAR-DESAKU.COM — Komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Pada hari ini, Senin (21/7/2025), KUA Mandiraja resmi menjalin kerja sama strategis dengan Puskesmas 2 Mandiraja melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Aula Puskesmas.

Penandatanganan dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Mandiraja, Hendriyanto, S.Ag., didampingi dua penyuluh agama PPPK, Dian Setiadi, S.H., dan Feti Sulistiyani, S.H.

Sementara dari pihak Puskesmas 2 Mandiraja diwakili langsung oleh Kepala Puskesmas, dr. Yuyun Nurhidayat.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Desa Wisata Rahtawu: Pesona Alam dan Budaya di Lereng Muria

MoU ini mencakup sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, antara lain Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), posyandu terpadu, kelas ibu hamil, pendampingan pasien persalinan, bimbingan calon pengantin (bimwin).

Selain itu juga pendampingan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), produksi film edukasi keagamaan dan kesehatan, hingga pembinaan remaja melalui kelas bimbingan remaja.

“MoU ini merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor keagamaan dan kesehatan dalam membina masyarakat secara menyeluruh, baik secara jasmani maupun rohani,” ungkap Hendriyanto dalam sambutannya usai penandatanganan.

Sementara itu, dr. Yuyun Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor ini dan berharap kesepakatan tersebut dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga berkaitan erat dengan kondisi psikologis dan spiritual masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan layanan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Baca juga: Ternyata Ini Rahasia Ibu Hamil Lebih Tenang dan Bahagia! Program SI BUAH dari KUA Mandiraja Jadi Solusinya

Kerja sama antara KUA dan Puskesmas ini diharapkan dapat menjadi model sinergi sektor agama dan kesehatan di wilayah Banjarnegara.

Kedua pihak optimistis bahwa berbagai program yang telah disepakati dapat segera direalisasikan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Mandiraja.

Dengan semangat kebersamaan, sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan publik, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pembangunan masyarakat yang sehat lahir batin serta berdaya secara sosial dan spiritual.*** (Hen)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *