SMP Negeri 3 Kutasari Gelar Pengimbasan Pelatihan, Perkuat Pembelajaran Mendalam

PURBALINGGA, KABAR-DESAKU.COM – Komunitas Belajar SMP Negeri 3 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan profesionalisme guru.

Pada hari Senin, 11 Agustus 2025, Sekolah ini menyelenggarakan kegiatan pengimbasan pelatihan pembelajaran mendalam yang diikuti oleh seluruh guru SMP Negeri 3 Kutasari.

Kegiatan pengimbasan ini merupakan salah satu bentuk berbagi praktik positif setelah para pemateri mengikuti pelatihan selama 6 hari.

Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan dan memperkuat pemahaman guru mengenai implementasi pembelajaran mendalam di kelas.

Baca juga: Petilasan Ardi Lawet: Warisan Tradisi dan Budaya Spiritual dari Lereng Timur Purbalingga

Pembelajaran mendalam menjadi fokus utama karena mendorong siswa untuk tidak hanya sekadar menghafal materi, tetapi juga mampu memahami konsep secara komprehensif, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menerapkannya dalam berbagai konteks kehidupan nyata.

Diharapkan, pendekatan ini dapat mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan.

Empat pemateri yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang studi, berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh dari pelatihan sebelumnya. Keempat pemateri tersebut adalah:

Priyanto, Kepala SMP Negeri 3 Kutasari membuka acara dengan memberikan arahan strategis dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam sebagai bagian dari budaya pendidikan di SMP Negeri 3 Kutasari untuk selalu memiliki Pola Pikir Bertumbur (PPB).

Pada kesempatan yang sama Perdana Oviana Saputro, Guru Ilmu Pengetahuan Sosial menyajikan prinsip dan pengalaman belajar yang digunakan dalam pembelajaran mendalam.

Baca juga: SMP Negeri 3 Kutasari Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Motivasi Mental untuk Tingkatkan Literasi Siswa

Sementara itu rancangan perencanaan pembelajaran mendalam yang digunakan dalam pendekatan pembelajaran mendalam disampaikan oleh Desi Gita Sari, Guru Bahasa Indonesia.

Pemateri terakhir adalah Rofiq Adiansyah, Guru Matematika, yang memaparkan asesmen dalam pendekatan pembelajaran mendalam agar satu frekuensi dalam menilai murid baik dalam segi akademis maupun karakternya.

Sesi pengimbasan berjalan interaktif dan dinamis, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan melakukan simulasi kecil untuk mengimplementasikan ide-ide baru.

Semangat kolaborasi dan inovasi terlihat jelas di antara para peserta, menunjukkan komitmen kuat Spentriku dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.

Komunitas belajar SMP Negeri 3 Kutasari berkomitmen untuk terus menjadikan pembelajaran mendalam sebagai fondasi utama dalam setiap kegiatan belajar-mengajar.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *