Desa Wisata Alasmalang Banyumas, Durianpark Edukasi dengan Ikon Durian Bawor

BANYUMAS, KABAR-DESAKU.COM – Desa Wisata Alasmalang, yang berada di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan berbasis agroeduwisata. Mengusung konsep Durianpark, desa ini memadukan pesona alam perkebunan dengan wisata edukasi pertanian yang menarik dan interaktif.

Didukung kondisi geografis berupa dataran tinggi dengan tanah yang subur, masyarakat Alasmalang berhasil mengembangkan budidaya durian secara berkelanjutan. Tak heran jika desa ini dikenal sebagai pelopor sekaligus sentra penghasil durian di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Mengutip dari laman resmi Pemkab Banyumas, Selasa (20/1/2026), ikon utama Desa Wisata Alasmalang adalah Durian Bawor, varietas unggulan khas Banyumas yang memiliki daging buah tebal, tekstur padat, biji kecil, serta cita rasa legit dengan sentuhan pahit yang khas.

Sepanjang jalan desa, pengunjung akan disuguhi pemandangan ratusan bibit hingga pohon durian produktif yang menjadi sumber ekonomi utama masyarakat setempat.

Tak sekadar menawarkan wisata petik dan cicip durian, Alasmalang menghadirkan pengalaman wisata edukasi dari hulu ke hilir. Wisatawan diajak mengenal proses budidaya durian sejak tahap awal hingga pengolahan hasil panen melalui berbagai wahana edukatif.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Desa Wisata Rahtawu: Pesona Alam dan Budaya di Lereng Muria

Salah satunya adalah Edukasi Samcuk (Sambung Pucuk), di mana pengunjung dapat belajar langsung teknik okulasi bibit durian di Gubug Samcuk. Selain itu, wisatawan juga bisa mengikuti edukasi ngaduk dodol durian, mempraktikkan pembuatan dodol tradisional bersama warga di Gubug Dodol.

Konsep ramah lingkungan turut menjadi perhatian. Pengunjung diperkenalkan dengan inovasi pengolahan limbah kulit durian yang dimanfaatkan menjadi pupuk organik serta pakan cacing.

Tak hanya itu, tersedia pula wisata peternakan kambing etawa jenis Sanen, di mana pengunjung dapat merasakan pengalaman memerah susu di kawasan pegunungan yang sejuk dan asri.

Pengunjung dengan hasil panen Durian Bawor

Kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri di Desa Wisata Alasmalang. Nilai spiritual dan semangat gotong royong masyarakat masih terjaga melalui berbagai tradisi, seperti Event Suran atau Sedekah Bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian dan durian, Nyadran menjelang bulan suci Ramadan, serta kesenian Tribing (Santri Ngibing) yang memadukan musik jidur, terbang, dan sentuhan seni modern bernuansa Islami.

Dari sisi kuliner, pengunjung dapat mencicipi hidangan khas bernama Tumpeng Bosok, sajian tradisional dengan aroma tajam yang justru menggugah selera dan menjadi pengalaman kuliner unik bagi wisatawan.

Baca juga: 3 Desa Wisata Tersembunyi di Sragen yang Wajib Kamu Kunjungi, Nomor 2 Surganya Durian

Untuk menunjang kenyamanan, Desa Wisata Alasmalang telah dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari homestay, area parkir luas, Pendopo Tugu Durian sebagai aula pertemuan, hingga jaringan listrik dan telekomunikasi yang menjangkau seluruh kawasan desa.

Berlokasi strategis di pinggir jalan nasional, Desa Wisata Alasmalang dapat ditempuh sekitar 45 menit dari pusat Kota Banyumas, sehingga mudah diakses wisatawan. Informasi lebih lanjut terkait kunjungan dan paket wisata dapat diperoleh melalui email agroedualasmalang@gmail.com.

Dengan konsep wisata edukasi, kekayaan budaya, serta ikon Durian Bawor, Desa Wisata Alasmalang diharapkan terus menjadi destinasi unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus pelestarian lingkungan dan budaya.***




One thought on “Desa Wisata Alasmalang Banyumas, Durianpark Edukasi dengan Ikon Durian Bawor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *