Lomba Explore Desa 2025 Buka Mata! Potensi Desa di Kutim Ternyata Luar Biasa

KUTAI TIMUR, KABAR-DESAKU.COM – Siapa sangka, desa-desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyimpan potensi luar biasa yang bisa menjadi motor penggerak pembangunan daerah! Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa setiap desa di kabupaten yang dikenal dengan slogan Tuah Bumi Untung Banua ini memiliki keunggulan unik yang layak untuk dikembangkan.

“Kita sudah dengar ada Desa Pisang di Kaliorang, Desa Kelulut di Sangatta Selatan, dan Desa Nanas di Batu Ampar. Potensi-potensi seperti ini harus kita manfaatkan untuk membangun desa masing-masing,” ungkap Bupati Ardiansyah dalam acara Lomba Explore Potensi Desa Kutim 2025 yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Senin (19/5/2024).

Bupati Ardiansyah optimistis bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) di setiap desa bisa menjadi pendorong utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada desa-desa di Kutim yang aktif menggali dan mengembangkan potensi lokal mereka.

Baca juga: 3 Tempat Wisata Viral di Kutai Timur yang Wajib Dikunjungi

“Beliau sangat mengapresiasi desa-desa yang punya keunggulan spesifik dan gigih memperjuangkan kemajuan desanya,” kata Ardiansyah di hadapan Wakil Bupati Mahyunadi, pimpinan DPRD Kutim, Danlanal Sangatta Letkol (P) Fajar Yuswantoro, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Diskominfo Staper Kutim, sehingga dapat menjangkau masyarakat luas.

Bupati berharap, seluruh perangkat desa mampu mengoptimalkan potensi lokal yang ada, dengan dukungan dari pemerintah daerah, BUMDes, hingga kerjasama dengan sektor swasta.

Sementara itu, Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi, menegaskan bahwa lomba ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk mengenalkan potensi desa ke publik.

Baca juga: Tangani Stunting Kepala Desa, Camat dan Perusahan Swasta di Karangan Kutai Timur Jadi Orang Tua Asuh

Ia berharap kegiatan ini bisa mendukung program-program pembangunan yang tengah dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Lewat lomba dan penghargaan ini, kami ingin bantu desa-desa di Kutim lebih dikenal dan mendapat dukungan untuk berkembang,” ujarnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, tak berlebihan jika desa-desa di Kutim bersiap menjadi contoh sukses pembangunan berbasis potensi lokal di Indonesia!.***




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *