KEBUMEN, KABAR-DESAKU.COM – Kabar baik bagi pelaku UMKM di Kebumen! Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, resmi meluncurkan program subsidi bunga pinjaman bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melansir dari laman resmi Pemkab Kebumen, program tersebut diresmikan dalam acara di Pasar Rakyat Pasar Pagi Kebumen, yang sekaligus diisi dengan sahur bersama para pedagang pada Senin (24/3/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Bupati Lilis menyatakan bahwa subsidi bunga ini merupakan bagian dari program 100 hari kerjanya untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Zaeni Miftah, Sekda Edi Rianto, Mantan Bupati Kebumen M. Yahya Fuad, serta anggota DPRD Provinsi Jateng Faiz Alauddien Reza Mardhika, dan pimpinan OPD/BUMD.
Baca juga: Malam Lailatul Qadar: Keutamaan, Waktu Terbaik, dan Cara Menemukannya dalam 10 Hari Terakhir Ramadan
Ringankan Beban Pelaku UMKM
Dalam keterangannya, Bupati Lilis menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar bagi pelaku usaha kecil adalah keterbatasan modal akibat tingginya bunga pinjaman.
“Kami ingin UMKM di Kebumen naik kelas. Salah satu caranya adalah dengan memberikan akses modal yang lebih ringan melalui subsidi bunga dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Sebagai contoh, jika seorang pedagang meminjam modal Rp 1 juta dengan tenor 12 bulan, tanpa subsidi bunga, cicilannya bisa mencapai Rp 103.334 per bulan.
Namun, dengan program subsidi ini, pedagang hanya perlu membayar Rp 93.334 per bulan karena setengah dari bunganya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Kami ingin skema ini membuat akses modal lebih cepat, mudah, dan tentunya lebih hemat bagi UMKM,” tambahnya.
Baca juga: UMKM Kebumen Naik Kelas! Pemkab Gelar Business Matching, Produk Lokal Siap Tembus Swalayan
Maksimal Pinjaman Rp 3 Juta, Bisa Langsung ke Bank BUMD
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Haryono Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang ingin menikmati program ini bisa langsung mengajukan pinjaman ke Bank BUMD, seperti Bank BPR BKK Kebumen, BPR Pasar Kebumen, dan BPR Jawa Tengah di Kebumen.
“Batas maksimal pinjaman untuk program ini adalah Rp 3 juta khusus bagi UMKM,” katanya.
Haryono juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur pinjaman ilegal seperti “bank ucek-ucek” atau pinjaman online (pinjol) dengan bunga tinggi.
“Lebih baik manfaatkan program subsidi bunga ini karena jelas lebih ringan, aman, dan terjamin,” tegasnya.
Baca juga: Ribuan Warga Kebumen Dapat Sembako Gratis! Bupati Lilis Turun Langsung Bagikan Bantuan
Luncurkan Aplikasi Simanis untuk UMKM
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Kebumen juga meluncurkan aplikasi Simanis (Sistem Analisa Kredit Mikro).
Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses pengajuan kredit mikro bagi pelaku UMKM di Kebumen.
“Dengan adanya program subsidi bunga dan aplikasi Simanis, kami berharap UMKM di Kebumen semakin berkembang, mampu menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Lilis.***




























kereeeennn